28 C
Sidoarjo
Monday, September 28, 2026
spot_img

PT PNM Surabaya Resmikan Program ‘Rumah Pangan Integrated Farming’

Pemprov Jatim, Bhirawa. – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Surabaya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meresmikan Rumah Pangan Integrated Farming di Dusun Kertek, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Kamis (24/9).

Program pertanian terpadu tersebut menerapkan konsep zero waste dan siklus pangan berkelanjutan dengan mengintegrasikan empat unit budidaya utama. Keempatnya meliputi budidaya maggot atau Black Soldier Fly (BSF), peternakan ayam bertelur, budidaya ikan lele, dan instalasi hidroponik.

Budidaya maggot dimanfaatkan sebagai pengolah sampah organik sekaligus penyedia pakan alami tinggi protein. Peternakan ayam bertelur menghasilkan pasokan telur segar secara konsisten dalam memenuhi kebutuhan gizi. Sedangkan budidaya ikan lele menjadi penyediaan sumber protein hewani. Sementara itu, instalasi hidroponik digunakan untuk membudidayakan sayuran hijau segar yang hemat lahan dan ramah lingkungan.

Integrasi keempat unit tersebut menciptakan siklus yang saling mendukung dalam pengelolaan pangan. Limbah organik diolah oleh maggot menjadi pakan untuk ternak dan ikan. Sementara nutrisi dari kegiatan budidaya dimanfaatkan untuk menunjang pertumbuhan tanaman hidroponik.

Wakil Pemimpin Cabang PT PNM (Persero) Cabang Surabaya, Darwis Hari Pondang, mengatakan program tersebut merupakan wujud kepedulian PNM dalam membangun kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

“Dengan hadirnya empat sektor terpadu yaitu maggot, ayam bertelur, lele, dan hidroponik. Rumah Pangan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi harian warga Dusun Kertek, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran pertanian modern dan penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ujarnya.

Berita Terkait :  Dukung IKM, Pemkab Mojokerto dan Kejaksaan Gelar Pembinaan Usaha

Peresmian tersebut dihadiri Kepala Bagian PKT PT PNM (Persero), Vickry Reza, serta Perwakilan Kepala Desa Pademawu Barat, Bagus Purnomo. Hadir pula Ketua RW Dusun Kertek, M. Zainollah. Bagus Purnomo menyampaikan apresiasi atas sinergi dan bantuan fasilitas yang diberikan PNM Surabaya dalam memberdayakan warga Desa Pademawu Barat. Melalui program TJSL ini, PNM berkomitmen terus memberikan pendampingan dan dampak sosial-ekonomi yang positif serta berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Madura dan sekitarnya.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!