Kota Madiun, Bhirawa
Pembangunan Pasar Pancasila di Jalan Mayjend Sungkono sudah nyaris rampung. Saat ini, progres pekerjaan sudah menyentuh 86,21 persen. Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Hesty Setyorini menyebut pekerjaan memasuki tahap akhir.
”Saat ini sudah masuk finishing. Mudah-mudahan, selesai lebih cepat dari jadwal,” katanya, Kamis (28/11).
Hesti optimis pekerjaan bisa selesai lebih cepat. Sebab, progres pekerjaan saat ini menunjukkan lebih cepat dari rencana. Hingga minggu ke-19, progres pekerjaan direncanakan sebesar 82,85 persen. Namun, kenyaataan di lapangan sudah lebih sebesar 3,36 persen. Hesti menambahkan pekerjaan akhir ini meliputi pemasangan plafond, pengecatan, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), dan pemasangan rolling door. ”Sesuai kontrak pekerjaan berakhir 5 Desember nanti. Sementara saat ini deviasi tiga persen lebih,” imbuhnya.
Pemerintah Kota Madiun memang memberikan perhatian kepada pasar tradisional. Salah satunya, Pasar Pancasila. Rehab Pasar Pancasila sudah mengemuka sejak era Wali Kota Madiun periode 2019-2024, Maidi. Pada 2023 lalu sudah dimulai untuk penutupan bagian atas saluran Pancasila tepat di sebelah selatan lokasi pasar. Pada waktu itu juga dilakukan pembongkaran pasar lama karena untuk akses alat berat. ”Pembangunan harus menunggu penutupan saluran dulu. Karena bagian atas saluran akan dimanfaatkan sebagai pedestrian yang nantinya menjadi bagian dari Pasar Pancasila,” jelasnya.
Pembangunan Pasar Pancasila merupakan salah satu proyek strategi Pemkot Madiun di bawah Dinas PUPR. Karena itu, jalannya pembangunan juga didampingi dari pihak Kejaksaan sebagai Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS). Selain Pasar Pancasila, sejumlah pasar tradisional sudah lebih dulu dilakukan dilakukan rehab. Mulai Pasar Sleko, Pasar di Jalan Diponegoro, Pasar Sepoor, dan Pasar Kawak.[dar.ca]