Husain Fajri SPd
Sejak dipercaya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menduduki kursi Kepala SMKN 1 Suboh, Kabupaten Situbondo pada Mei 2025 lalu, Husain Fajri SPd bertekad untuk terus mengukir prestasi di lembaga sekolah kejuruan yang ada diujung barat Kota Santri Situbondo tersebut.
Caranya, aku Husain Fajri, melibatkan seluruh unsur dan elemen sekolah agar program prioritas terwujud dengan tepat sasaran. Salah satu buktinya, aku mantan Kepala SMKN 1 Banyuputih, Kabupaten Situbondo itu, dengan memilih Wakil Kepala Sekolah atau Wakasek Berusia muda.
“Ya, setelah melakukan evaluasi dan koordinasi dengan unsur terkait, kami bersepakat untuk memberikan kesempatan kepada guru guru muda menjadi Wakasek. Ini perlu dan penting agar ritme kegiatan belajar mengajar atau KBM di SMKN 1 Suboh sukses mencetak kader muda yang berkarakter,” tutur Husain Fajri.
Pria yang pernah menjadi pengajar di SMKN 1 Situbondo dan SMK Ibrahimy Situbondo itu mengaku, pilihannya itu tidak meleset, karena saat ini kegiatan proses belajar mengajar di SMKN 1 Suboh berjalan dengan baik. Langkah ini ditempuh, lanjut dia, bukan menyampingkan keberadaan guru yang berusia lanjut tetapi murni untuk memberikan kesempatan kepada guru berusia muda.
“Artinya, semua guru itu punya peran dan tanggung jawab yang sama. Cuma saya bersama semua unsur sepakat untuk memberikan ruang kepada guru yang muda untuk merealisasikan kiprah, potensi dan gagasan orisinil yang dimiliknya pada jabatan Wakasek,” terang pria yang mengaku sudah lima tahun menjadi kepala sekolah di dua lembaga pendidikan SMKN itu.
Terakhir, di tengah kondisi pendidikan yang kini terus dituntut untuk berkreasi dan berinovasi, sambung Husain Fajri, meminta dirinya untuk terus merajut kekompakan dan kebersamaan dengan semua stakeholder yang ada di SMKN 1 Suboh.
“Ya kami harus melangkah bersama agar program pendidikan di sini bisa tercapai dengan baik,” pungkas Husain Fajri. [awi.gat]

