27 C
Sidoarjo
Wednesday, April 8, 2026
spot_img

Perumdam Aming Tirto Kota Batu Identifikasi Berkurangnya Debit Air Tandon Abdul Gani

Kota Batu, Bhirawa.
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Among Tirto Kota Batu melakukan identifikasi penyebab menurunnya debit air di Tandon Abdul Gani. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki kerusakan pipa PDAM di kota ini. Hal ini menyebabkan sejumlah titik di Kota Batu l mengalami gangguan aliran air mulai kemarin (8/4).

Direktur Perumdam Among Tirto, Achmad Yusuf mengatakan bahwa permasalahan berkurangnya debit air ini sudah terjadi cukup lama. Untuk itu pihaknya sedang melakukan identifikasi gangguan aliran air yang berasal dari Sumber Banyuning. Dan dengan adanya identìfikasi ini maka akan menyebabkan gangguan aliran air PDAM di beberapa titik.

“Ini memang PR kami hampir satu tahun ini dengan turunnya distribuai kami di Banyuning itu kita analisa salah satunya ada gangguan di pipa induk. Langkah teknis yang kami ambil ini untuk menangani persoalan itu,” terang Yusuf, Rabu (8/4).

Ia menjelaskan dalam proses identifikasi ini dilakukan dengan menggunakan kamera. Penggunaan kamera ini untuk mencari tahu penyebab berkurangnya debit aliran air dari Sumber Banyuning menuju Tandon Abdul Gani. Adapun para konsumen Perumdam yang terdampak perbaikan pipa ini antara lain, Jl Brantas, Jl Ahmad Yani, Jl Sudarno, Jl Kartini, Jl WR Supratman, Jl Abdul Gani, Jl Karate, Jl Suropati, Jl Ikhwan Hadi, Jl Mustari, Jl Utomorejo, dan Jl Kapten Ibnu.

Berita Terkait :  Tahun Baru 1447 H

Selain itu gangguan layanan air minum juga terjadi di Jl Diran, Jl Agus Salim, Jl Imam Bonjol, Jl Diponegoro, Jl Sudiro, dan Jl Moh Sahar. Namun Yusuf memastikan bahwa gangguan aliran air di beberapa titik ini hanya akan berlangsung selama 1×24 jam. “Gangguan ini tidak akan berlangsung lama dan distribusi aliran air akan segera kembali normal,” imbuhnya.

Secara teknis identifikasi mencari penyebab menurunnya debit air ini dengan memasukkan kamera ke dalam pipa. Untuk itu distribusi air harus dikurangi supaya kamera di dalam pipa itu tidak terpental dan tidak terjadi turbulensi. Dengan kondisi tekanan atau arus air yang rendah diharapkan gambar yang diambil itu bisa terlihat jelas. Konsekuensinya, pasokan atau distribusi air ke masyarakat akan terganggu. Namun dipastikan pelayanan air minum tidak mati total.[nas.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!