25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Perkuat Pers Profesional, Pekerja Jurnalis Ikuti Retret PWI di PKBN Bogor

Menhan Jenderal (Purn) TNI Sjafrie Syamsudin saat meninjau langsung kegiatan retret PWI, di PKBN Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jabar. foto: cahyono/Bhirawa.

    Kab Malang, Bhirawa.
    Ratusan orang wartawan dari sabang sampai merauke, yang tergabung di organisasi kewartawanan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengikuti retret atau pembekalan kebangsaan, dari tanggal 29 Januari-1 Februari 2026, di Pusat Kompetensi (Puskom) Bela Negara (PKBN) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI), yang terletak di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Retret PWI mengusung tema “Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional.

    Sedangkan retret sebelumnya wajib diikuti para Menteri, Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta Bupati dan Wakil Bupati, di Akademi Militer (Akmil), di wilayah Kelurahan Jurangombo Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Kegiatan retret tersebut langsung dibawah Kementerian Pertahanan RI. Terselenggaranya retret yang diikuti 161 orang wartawan tersebut atas Kerja sama PWI Pusat dengan Kemhan RI. Hal ini menjadi pengingat bahwa wartawan harus berdiri tegak pada nilai profesionalisme, nasionalisme, dan etika.

    Membela negara dalam konteks ini berarti menolak sensasionalisme berlebihan, hoaks, dan framing yang merugikan bangsa sendiri. Dari catatan Ketua PWI Malang Raya, yang juga wartawan Harian Bhirawa Cahyono, saat mengikuti retret, berangkat menuju ke lokasi PKBN Bogor, pada hari Kamis, 29 Januari 2026, pukul 08.00 WIB, dari Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 13-14, Jakarta Pusat. Dalam perjalanan menuju lokasi retret menggunakan 8 bus Kemhan yang memerlukan waktu 2,5 jam sampai PKBN Bogor. Para peserta sudah memakai Pakaian Dinas Luar (PDL) Komando Cadangan (Komcad) bercorak loreng hijau muda, topi pet bercorak loreng serta menggunakan sepatu PDL jenis sepatu boot warna hitam, seperti standar militer

    Berita Terkait :  RSUD Asembagus Situbondo Tambah Alat Dental Unit untuk Klinik Gigi Konservasi

    Peserta retret PWI saat mengikuti kegiatan Wawasan Bela Negara, di Aula Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jabar. foto: cahyono/Bhirawa

    Sesampai di PKBN Bogor, para peserta langsung dibentuk pleton dan terbentuk 6 pleton, terdiri 5 pleton Arjuna (laki-laki) dan satu pleton Srikandi (perempuan). Setelah itu, per pleton dapat pelatih sebagai pembina dalam kegiatan retret. Sebelum dilaksanakan pembukaan kegiatan retret, para peserta mendapatkan pelajaran Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai standar militer. Hal ini untuk menanamkan nilai disiplin, ketepatan, serta kerja sama. PBB yang diikuti para peserta diharapkan bisa membentuk insan pers yang sehat, berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta profesional dan berintegritas sebagai pilar demokrasi. Setelah itu, kegiatan dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemenhan RI Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat Akhmad Munir dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.

    Selanjutnya, para peserta menerima materi Nilai Dasar Bela Negara dari Widyaiswara Pusat Kompetensi (Puskom) Bela Negara sebagai penguatan pemahaman dalam menjalankan profesi jurnalistik yang berorientasi pada kepentingan, di Aula Pertemuan Bela Negara. Peserta retret mengikuti materi, pada pukul 18.00 WIB, peserta berjalan secara militer untuk menuju makan malam, lalu masuk barak untuk bersihkan diri dan menjalankan salat magrib atau istirahat, salah dan makan (ishoma) . Hanya waktu 30 menit peserta harus sudah masuk Aula Pertemuan Bela Negara untuk kembali mengikuti materi.

    Berita Terkait :  Membaca Ulang Sejarah, Mengapa Daerah Inginkan Status Istimewa?

    Di hari pertama peserta mendapatkan materi hingga pukul 22.00 WIB, yang pematerinya berpangkat Kolonel atau Perwira Menengah (Pamen). Dan setelah mengikuti pelajaran kebangsaan, para peserta langsung masuk barak untuk beristirahat. Pada hari kedua atau hari Jumat peserta harus bangun pukul 04.00 WIB untuk melakukan olahraga senam, setelah senam peserta wajib untuk ibadah salat subuh di masjid yang berada di area PKBN. Dari rangkaian kegiatan, hal ini menunjukkan sikap disiplin. Bila tidak, maka lalai atau mengabaikan tugas dan tanggung jawab. Pada pukul 06.00 WIB, peserta menuju ruang makan untuk sarapan pagi, dilanjutkan apel pagi penghormatan bendera merah putih pada pukul 07.00. Dan dilanjutkan masuk aula pertemuan untuk mendengarkan pemaparan materi. Begitu hari ketiga kegiatannya sama, juga ada apel pagi dan apel malam.

    Selama empat hari mengikuti retret di PKBN Bogor tidak hanya menerima materi Kebangsaan Bela Negara saja, tapi juga ada kegiatan outbound, yang bertujuan membangun soliditas, kebersamaan, dan komitmen. Selain itu juga, pada hari keempat atau hari terakhir, pada Minggu, 1 Februari 2026, peserta retret PWI selain berkemas pulang, terlebih dahulu mengikuti kegiatan menembak di Lapangan Tembak Pistol Bayu Aji dan Mirwariyadin Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor. Setelah selesai kegiatan menembak, para peserta retret PWI mengikuti upacara penutupan kegiatan yang ditutup oleh Kepala BPSDM Pertahanan Kemenhan RI Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia.

    Berita Terkait :  Kapolda Perintahkan Jajaran Pantau Harga Bahan Pokok dan Pengamanan Pelantikan Kepala Daerah

    Dan dalam penutupan tersebut, Kepala BPSDM Pertahanan Kemenhan RI secara simbolis memberikan sertifikat retret PWI kepada salah satu peserta Srikandi serta menyematkan Pin Bela Negara sebagai tanda bahwa para peserta retret PWI sudah bagian dari Komcad Kemhan. Retret kali ini dalam konteks jurnalisme kaitannya dengan Bela Negara. Menhan RI Sjafrie Syamsudin menyebut ancaman negara tidak hanya bersifat militer tetapi non militer, fisik dan non fisik. Peserta retret PWI tidak hanya diberikan materi dari PKBN Kemhan, namun juga dari sejumlah menteri.

    Ketua PWI Malang, Cahyono mengikuti mengikuti kegiatan Wawasan Bela Negara, di Aula Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jabar. foto: cahyono/Bhirawa

    Seperti Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, hadir pula Wakil Menteri (Wamen) Komunikasi dan Informatika Nezar Patria, Wamen Sosial Agus Jabo Priyono, perwakilan Kementerian Dalam Negeri Akbar Ali, perwakilan Kementerian Koperasi dan UMKM, BNPB, serta unsur Polri yang diwakili Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Dari rangkaian retret PWI itu, di akhir kegiatan, peserta terharu dengan kegiatan Api Semangat Bela Negara, yang mana sangat tersentuh dengan mencium bendera merah putih, yang menunjukkan bahwa para jurnalis memiliki nasionalisme dan patriotisme terhadap bangsa Indonesia. (cyn.hel).

    Berita Terkait

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Follow Harian Bhirawa

    0FansLike
    0FollowersFollow
    0FollowersFollow

    Berita Terbaru