Tulungagung, Bhirawa
Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungaglung, Selasa (3/3) sore tidak seperti biasa. Hujan yang turun di Kota Marmer saat itu justru membuat warga binaan Lapas Tulungagung bahagia. Mereka senang karena dapat berkumpul dengan keluarga tercinta untuk Buka Bersama (Bukber) di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.
”Tujuan dari kegiatan ini untuk memperkuat silaturahmi antara kelurga dengan warga binaan,” Kasi Bimbingan Narapidana, Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik Giatja) Lapas Kelas IIB Tulungagung, Rizzal Arbi Fanani.
Rizzal menyebut warga binaan butuh komunikasi dengan keluarga. Karenanya, momen bukber menjadi alternatif terbaik untuk merealisasikan komunikasi tersebut dengan keluarga warga binaan. ”Jadi lebih indah dan mempererat kekeluargaan,” terangnya.
Untuk mengikuti bukber tersebut, menurut Rizzal, Lapas Tulungagung memberi kesempatan pada empat orang anggota keluarga dari masing-masing warga binaan untuk bukber. Dan itu mendapat sambutan yang cukup antusias dari keluarga binaan. Tercatat ada 110 orang yang kemudian ikut acara bukber meski cuaca Tulungagung sedang tidak mendukung karena sedang turun hujan.
”Sedang jumlah warga binaan yang ikut bukber sebanyak 70 orang. Kami tidak membatasi, siapa saja boleh ikut bukber. Tidak ada seleksi,” paparnya.
Soal barang bawaan dari keluarga warga binaan, Rizzal menandaskan jika hanya memperbolehkan makanan yang sudah siap saji dan konsumsi. Itu pun juga setelah melalui proses pemeriksaan petugas.
”Kami menghindari risiko. Makanan tetap melalui pemeriksaan seperti biasa. Penggeledahan barang dan badan tetap dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.
Lapas Tulungagung rutin melaksanakan keguatan bukber warga binaan bersama keluraganya di saat momen bulan puasa. Bahkan tahun lalu jumlah keluarga binaan yang datang ke lapas untuk bukber mencapai sekitar 500 orang.
Rencananya, di Bulan Ramadan saat ini Bukber bersama keluarga warga binaan ini akan berlangsung sebanyak dua kali. ”Rencananya untuk yang kedua, acara bukber bersama keluarga warga binaan akan dilakukan pada tanggal 12 Maret atau 14 Maret. Nanti kami akan lapor dan koordinasi dengan Kalapas terkait pelaksanaannya,” beber Rizzal.
Sementara itu, seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang ikut bukber bersama warga binaan mengaku senang juga dengan kegiatan bukber yang dilakukan Lapas Tulungagung. ”Sudah saya siapkan makanan enak buat anak saya,” katanya, terlihat matanya berbinar.
Rizzal mengaku anak pertamanya terpaksa mendekam di Lapas Tulungagung akibat kasus narkoba. ”Sudah 10 bulan di sini (Lapas Tulungagung),” ucapnya. [wed.fen]


