25 C
Sidoarjo
Wednesday, March 4, 2026
spot_img

Pemkot Mojokerto Perkuat Inklusi Sosial, 243 Penyandang Disabilitas Terima Bansos Ramadan

Kota Mojokerto, Bhirawa
Pemerintah Kota Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kota yang inklusif dengan menyalurkan bantuan sosial kepada 243 penyandang disabilitas di Rumah Rakyat, Rabu (4/3). Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial, khususnya bagi kelompok rentan.

Setiap penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp350.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap hak-hak penyandang disabilitas.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan perlindungan sosial yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dukungan dan kesempatan berkembang. Karena itu, selain bantuan finansial, pemerintah juga mendorong program pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan agar mereka semakin mandiri. “Kami ingin memastikan penyandang disabilitas memiliki ruang untuk berkembang, meningkatkan kapasitas diri, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan,” ujarnya.

Proses penyaluran bantuan dilakukan secara tertib dengan pembagian tiga sesi berdasarkan kecamatan guna menghindari antrean panjang. Skema tersebut membuat penerima manfaat merasa lebih nyaman dan tidak perlu menunggu lama.

Salah satu warga Kelurahan Kauman, Naimah, mengaku terbantu dengan alur pendataan yang jelas. Ia mendampingi putranya yang merupakan penyandang disabilitas rungu saat menerima bantuan. Menurutnya, sejak tahap pendataan di kelurahan hingga pencairan melalui Dinas Sosial, seluruh proses berjalan lancar.

Berita Terkait :  Pemkot Batu Apresiasi Peran Aktif Bank Jatim Kembangkan UMKM

Program ini melengkapi rangkaian bantuan sosial yang digulirkan Pemkot Mojokerto selama Ramadan. Sebelumnya, bantuan juga telah disalurkan kepada tukang becak, anak yatim non panti, serta lansia kurang mampu sebagai bagian dari penguatan jaring pengaman sosial di Kota Mojokerto.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Mojokerto berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci dapat semakin mempererat solidaritas antarwarga.[oky.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!