28 C
Sidoarjo
Friday, July 12, 2024
spot_img

Pemkot Batu Gandeng OJK dan Google Indonesia Transformasikan Digital Sekolah


Kota Batu, Bhirawa
Para kepala sekolah dan guru harus melek teknologi agar tidak tertinggal dari murid-muridnya. Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai kepada 150 kepala sekolah se-Kota Batu dalam acara Training of Trainer (ToT) Agen Literasi Keuangan di Hotel Golden Tulip Kota Batu, Rabu (10/7). Tak main- main, untuk mengoptimalkan ToT ini Pemkot Batu mengganden Google Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang.

“Generasi Z terlahir dengan kecerdasan yang terbiasa dengan teknologi. Karena itu, dunia pendidikan harus mampu menumbuhkan kreativitas dan inovasi mereka disamping meningkatkan kecerdasan,” ujar Aries AP di hadapan ratusan kepala sekolah, Rabu (10/7).

Dengan cepatnya perkembangan teknologi digital, dunia pendidikan saat ini harus mampu bertransformasi. Diperlukan kreativitas dan inovasi seluruh pengampu sekolah untuk bersama-sama mendidik generasi Z agar dapat menggunakan teknologi digital dengan optimal. Hal ini penting agar dunia pendidikan mampu membangun generasi penerus yang berkualitas dan berkarakter.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jatim ini menegaskan bahwa teknologi digital harus dimanfaatkan secara benar. Termasuk memahami dampak yang timbul, seperti fenomena investasi dan pinjaman online (pinjol).

Literasi keuangan dan transformasi digital adalah dua hal penting yang harus diperhatikan dalam pendidikan. Fenomena investasi online dan pinjol ini sudah masuk di dunia pendidikan.

Berita Terkait :  BPS Bojonegoro Berkolaborasi dengan Perpustakaan Unigoro Gelar Pelatihan E-Views

“Karena itu kedua hal ini harus kita pahami sehingga kita tidak salah mengambil langkah,” tegas Aries AP.

Dalam ToT ini, peserta mendapatkan informasi sekaligus diajak untuk waspada terhadap investasi dan pinjaman online. Satu rekening satu pelajar, dan cerdas dalam mengelola keuangan dan sekolah transformasi.

Diketahui, dalam ToT atau Pelatihan bagi Pelatih kemarin juga dihadiri langsung Kepala OJK Malang Biger Adzana Maghribi, dan Kepala Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Malang, Veralina S L Tobing.

Adapun dari Google Indonesia dihadiri Coach and Trainer Spesialist, Ahmad Fikri Dzulfikar. Selain itu juga hadir Kepala Bank Jatim, Sugiastuti, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M Chori.

Dalam pertemuan sebelumnya, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung telah mengajak Google Indonesia membicarakan upaya pengintegrasian pembelajaran. Hal ini diwujudkan dalam sebuah program transformasi digital pendidikan dengan mengintegrasikan teknologi google dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, pesatnya dunia teknologi yang sudah masuk di era IoT (Internet of Things) dan Artificial Intelligence (AI) harus dimanfaatkan dengan benar dan tidak disalah gunakan. Dan bersama Google Indonesia, Kota Batu berkesempatan untuk mengembangkan teknologi pendidikan tersebut.

Aries juga menekankan bahwa di era saat ini sangat penting untuk melakukan ditermalisasi dalam dunia pendidikan. Karena di berbagai daerah di Indonesia sudah mulai bertransformasi. Hal ini penting agar penyampaian materi pendidikan bisa lebih cepat dan lebih luas, termasuk informasi yang didapatkan oleh siswa dalam administrasi sekolah. [nas]

Berita Terkait :  Menaker: Pemerintah Implementasikan Transformasi BLK melalui 6R

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru