25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Pemkab Malang Usulkan Perbaikan Ruas Jalan Kepanjen-Pagak

Kab Malang, Bhirawa
Intensitas hujan tinggi di wilayah Kabupaten Malang, berdampak pada kerusakan jalan kabupaten di wilayah Malang Selatan. Akibatnya, menghambat perjalanan masyarakat sekitar yang disebabkan jalan banyak yang berlubang, bahkan berpotensi terjadinya kecelakaan (laka), khususnya pada pengendara roda dua (R4).

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan ruas jalan dari wilayah Kecamatan Kepanjen-Kecamatan Pagak tahun 2024 sudah diusulkan ke Pemerintah Pusat agar untuk mendapat bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dengan panjang 16,05 kilometer (km) melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

“Saat itu sudah disetujui di tahun 2024 dengan Pagu anggaran Rp49 miliar, namun dibatalkan,” terang Khairul, Selasa (11/11), kepada Bhirawa.

Menurutnya, pembatalan pembangunan ruas jalan Kepanjen-Pagak karena adanya efisiensi anggaran di Kementerian PU, meskipun sudah dilaksanakan lelang proyek.

Sehingga pada tahun 2025 ini, pihaknya kembali mengusulkan dan disetujui hanya sebesar Rp15 miliar, dan info dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), pelaksanaan realisasi pembangunannya akan segera dilaksanakan di bulan November ini.

Sedangkan langkah-langkah yang sudah dilakukan adalah melakukan normalisasi drainase oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan bidang fasilitas jalan terhadap drainase yang ada, karena drainase banyak sedimen/endapan dan banyak yang tertutup akses keluar masuk warga.

“Jadi kami berharap kepada warga agar juga ikut menjaga kondisi drainase dengan tidak menutup saluran drainase atau cukup hanya untuk akses keluar masuk rumah saja, dan mohon juga tidak membuang sampah di drainase,” pintah Khairul.

Berita Terkait :  Bupati Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Ratusan Anggota BPD se-Situbondo

Dia menjelaskan, jika jalan berlubang kita lakukan dengan sapu lobang (salob) atau menambal jalan lubang tidak bisa bertahan lama, karena saat kondisi musim penghujan.

Apalagi intensitas hujannya saat ini sedang hingga tinggi. Dan ketika dilakukan salob jika diguyur hujan lebat akan tergerus air, tentunya akan kembali berlubang. Sehingga tidak efisiensi, karena pasti akan segera rusak kembali. Untuk mengatasi jalan berlubang tersebut, maka pihaknya pada tahun 2026 mendatang akan melakukan perbaikan jalan dan juga membangun drainase pada titik jalan berlubang tersebut.

“Salah satunya, di wilayah Jalan Raya Sengguruh dan Jenggolo Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, yang baru kita naikan elevasi jalannya menjadi agak tinggi serta kemudian dilapisi aspal hotmix AC-WC. Kami memohon kepada masyarakat agar bersabar, karena semua ada proses perencanaan dan pengadaan, kemudian pelaksanaannya,” jelasnya.[cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru