25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

PDAM Delta Tirta Gelontorkan Dana Rp16.5 M untuk Layanan Sambungan Baru

Sidoarjo, Bhirawa
Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Dwi Hari Soeryadi, Sabtu (31/1) kemarin, mengatakan pada tahun 2026 ini pihaknya akan menggelontorkan dana sebesar Rp16.5 miliar, untuk pengembangan perpipahan dan layanan sambungan baru di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Dana dari APBD ini akan disalurkan melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Cipta Karya (P2CKTR) Pemkab Sidoarjo, secara fisik untuk pemasangan perpipaan dan sambungan layanan baru, untuk sekitar 1.500 pelanggan secara gratis.

Selain itu, PDAM Delta Tirta Sidoarjo, juga akan mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat yakni Kementerian Keuangan. Untuk pelayanan gratis bagi masyarakat tertentu, kemudian ada Program bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan biaya yang lebih terjangkau.

Beberapa wilayah prioritas untuk program itu, menurut Dwi, diantaranya meliputi kawasan Kecamatan Porong, Gedangan, Taman dan Kecamatan Waru.

“Pekerjaan sesuai rencananya, akan dilelang pada Bulan Juli atau Agustus Tahun 2026 ini,” komentarnya.

Dalam kesempatan lain, mantan ASN Pemkab Sidoarjo, Hariyono, yang tinggal di Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran, meneriakkan keluhan para warga desa, yang sudah lama sekali menantikan desanya bisa terealisasi jaringan perpipahan PDAM Sidoarjo.

“Sejak saya masuk PNS Sidoarjo sampai pensiun tahun 2024 lalu, PDAM Sidoarjo tidak juga masuk ke desa kami. Padahal desa kami dekat dengan pusat kota Sidoarjo, tidak sampai ada 1 kilometer,” komentarnya.

Berita Terkait :  Pengurus PDIP Gresik Datangi Bawaslu Minta Tindak Pejabat dan TNI-Polri Tak Netral Pilkada

Tetapi yang ironis, lanjut Hariyono, warga pendatang yang bermukim di beberapa Perumahan di Desa Pagerwojo, justru malah dengan mudah teraliri oleh jaringan pipa PDAM Sidoarjo.

“Warga Desa mampu kok membayar pasang PDAM,” katanya.
Karena PDAM Sidoarjo tidak kunjung juga masuk ke Desa Pagerwojo, menurut Hariyono, semua warga desa setiap hari harus membeli air bersih dari penjual air bersih keliling.

Lanjut Hariyono, karena Desa Pagerwojo yang saat ini semakin padat penduduk, sehingga membuat kualitas air tanah di Desa Pagerwojo, sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi.

Dirinya sempat menuturkan, dulu sempat ada kabar PADAM Delta Tirta Sidoarjo akan masuk ke Desa Pagerwojo. Namun hingga detik ini, kata Hariyono, tidak ada kabar sama sekali.

“Kabarnya lenyap seperti ditelan bumi. PDAM Sidoarjo terkesan tidak peduli lagi dengan program itu. Tidak punya perencanaan yang baik, kesannya amburadul,” komentarnya. [kus.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru