32 C
Sidoarjo
Wednesday, April 1, 2026
spot_img

Pasca Banjir Bandang, TNI-Polri dan Rakyat Jatibanteng Bangun Jembatan Darurat

Situbondo, Bhirawa.
Putusnya jembatan limpas akibat terjangan banjir aliran Sungai Maling di Dusun Wringin, Desa Wringinanom, tidak membuat aktivitas warga Kecamatan Jatibanteng lumpuh total. Pada Selasa (27/1), aparat gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Desa, bersama warga bahu-membahu membangun jembatan darurat berbahan bambu.

Kegiatan kerja bakti ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB sebagai respons cepat atas terputusnya akses utama warga. Menggunakan alat seadanya serta memanfaatkan bambu dan kayu, puluhan warga terlihat kompak bergotong-royong menyusun landasan jembatan agar bisa segera dilalui.

Kapolsek Jatibanteng, Iptu Agus Nurahmadi, yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menyatakan bahwa pembangunan jembatan sementara ini merupakan prioritas utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini dilakukan agar mobilitas warga yang sempat terhambat pasca bencana bisa kembali normal secepat mungkin.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu pemulihan fasilitas umum. Tujuan utama kerja bakti ini adalah bagaimana akses masyarakat bisa pulih kembali. Dengan adanya jembatan bambu ini, aktivitas sehari-hari maupun jalur perekonomian warga tidak lagi terputus,” ujar Iptu Agus Nurahmadi.

Sinergitas dan kekompakan terlihat jelas, Polmas Aipda Hadiyono, Babinsa Serda Mudafir, serta Kepala Desa Wringinanom Sahrudin bersama warga, tidak ragu terjun ke sungai untuk memastikan konstruksi bambu terpasang kokoh. Kebersamaan ini menjadi simbol bahwa Polri hadir untuk berbuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pasca banjir.

Berita Terkait :  Cooling System Pilkada, Kapolres Situbondo Gelar Silaturahmi dengan Toga dan Tomas

Kini, setelah jembatan darurat tersebut rampung pada siang hari, masyarakat Dusun Wringin kembali bisa melintas untuk keperluan sehari-hari, seperti berangkat kerja, ke pasar, ke sekolah hingga akses penghubung menuju desa lainnya.

Kepala Desa Wringinanom Sahrudin menyampaikan apresiasinya atas respon cepat dari pihak Kepolisian dan TNI serta masyarakat. Menurutnya, kerja sama ini sangat membantu menenangkan warga yang sempat khawatir akan terisolasi akibat jembatan putus. “Berkat kekompakan semua pihak, akses warga kembali terbuka. Ini sangat penting bagi kelancaran ekonomi desa kami pasca bencana banjir,” pungkas Sahrudin kemarin.[awi.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!