Surabaya, Bhirawa
Kodam V/Brawijaya memastikan latihan dan operasional kegiatan TNI AD berjalan normal. Program tersebut tetap berjalan dan tidak terpengaruh akan Instruksi Presiden No. 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025.
Hal tersebut dibenarkan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin. Pihaknya mengikuti arahan atau kebijakan dari pusat. Terhadap TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam V/Brawijaya untuk program kerja dan anggaran terjadi peningkatan kurang lebih 4 persen dibanding tahun lalu.
“Karena memang anggaran di TNI Angkatan Darat, termasuk di Kodam ini semua sudah terprogram dengan baik. Seperti untuk latihan, operasional kegiatan dan lainnya,” kata Mayjen TNI Rudy Saladin, Kamis (27/2).
Dijelaskannya, hal-hal yang biasanya di efisiensikan, seperti ATK, perjalanan dinas termasuk acara-acara seremonial itu memang sudah jauh-jauh hari banyak yang kita efektifkan. Sehingga, kalau Kementerian lain maupun Satker lain terdampak secara signifikan.
“Saya yakin dan percaya untuk jajaran TNI, mulai dari TNI Angkatan Darat sampai dengan Kodam, saya kira tidak terdampak secara signifikan,” tegasnya.
Alumnus Akmil 1997 ini menambahkan, untuk Dipa awal Kodam V/Brawijaya tahun anggaran 2024 sebesar Rp3.716.810.806.000 atau Rp3,7 triliun lebih. Sedangkan tahun anggaran 2025 menjadi sebesar Rp3.856.846.434.000 atau Rp3,8 triliun lebih.
Dengan kenaikan 4 persen ini, Rudy memastikan apapun yang diberikan negara dan sebesar apapun yang kita terima, pihaknya akan memanfaatkan semaksimal mungkin. Serta yang terpenting adalah bisa dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Saya berpesan kepada para Komandan dan Kepala Satuan untuk melaksanakan program dengan baik dihadapan kebijakan negara terkait efisiensi anggara. Yang terpenting, hindari penyimpangan dan ketidaktertiban administrasi,” pesannya. [bed.kt]