25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

PAD Pariwisata Bojonegoro 2025 Tembus 66,62 Persen


Bojonegoro, Bhirawa
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro dari sektor pariwisata pada tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dari sisi persentase capaian.

Berdasarkan data rekapitulasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, hingga 30 Desember 2025 realisasi PAD sektor pariwisata tercatat sebesar Rp 1.181.643.500 dari target Rp1.773.612.579, atau setara 66,62 persen.

Capaian tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024. Pada periode yang sama, realisasi PAD sektor pariwisata tahun 2024 tercatat sebesar Rp 859.377.000 dari target Rp1.731.709.980, dengan persentase realisasi 49,63 persen.

Kepala Disbudpar Bojonegoro, Welly Fritama melalui Kepala Bidang Pariwisata, Amin Asrofin, mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator positif mulai pulih dan tumbuhnya sektor pariwisata daerah.

“Alhamdulillah, capaian PAD sektor pariwisata Kabupaten Bojonegoro tahun 2025 mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun 2024, khususnya dari sisi persentase realisasi. Ini menunjukkan adanya peningkatan kunjungan wisata serta perbaikan tata kelola di sejumlah objek wisata,” ujarnya, Kemarin (30/12).

Ia menjelaskan, peningkatan realisasi PAD terlihat di sejumlah objek wisata unggulan. Dander Park pada tahun 2025 mencatat realisasi sebesar 54,57 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 43,16 persen.

Sementara itu, Kayangan Api menjadi penyumbang tertinggi dengan realisasi mencapai 132,29 persen, melampaui capaian tahun sebelumnya yang sebesar 88,91 persen. Adapun Gedung Serba Guna juga menunjukkan tren positif dengan realisasi 83,78 persen pada tahun 2025, naik dari 62,53 persen pada tahun 2024.

Berita Terkait :  Dorong Pengembangan Bisnis UMKM, Bank Jatim Sukses Selenggarakan Diskofest 2024

Meski demikian, Amin mengakui masih terdapat beberapa objek wisata yang perlu dioptimalkan, seperti Pesanggrahan dan Waduk Pacal, karena realisasinya belum maksimal.

“Beberapa objek wisata unggulan seperti Kayangan Api bahkan mampu melampaui target, sementara objek lainnya juga menunjukkan tren positif meskipun masih perlu terus didorong optimalisasinya,” imbuhnya.

Selain objek wisata utama, pada tahun 2025 Disbudpar Bojonegoro juga mencatat kontribusi PAD dari objek wisata baru, di antaranya Galeri Bengawan, Padangan Heritage, dan Rumah Singgah Wonocolo, yang mulai memberikan tambahan pendapatan meski belum ditetapkan target resmi.

Ke depan, Disbudpar Bojonegoro berkomitmen terus melakukan langkah strategis guna meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD daerah. “Kami akan terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana, penguatan promosi, serta peningkatan sinergi dengan pengelola dan masyarakat sekitar agar kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD semakin meningkat dan berkelanjutan,” pungkasnya. [bas.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru