Tulungagung, Bhirawa
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim menggelar Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban (Kestib) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2025 di Tulungagung, Selasa (25/11). Dalam operasi yang berlangsung di Terminal Gayatri Tulungagung ini sedikitnya lima kendaraan terjaring karena belum lulus uji kir.
Kepala UPT P3LLAJ Dishub Provinsi Jatim di Tulungagung, Saikudin, di sela-sela Operasi Kestib mengakui jika ada sebagian kendaraan yang dirazia tidak dilengkapi dokumen kelulusan uji kir.
”Data sementara, dari 50 kendaraan yang kami periksa, lima kendaraan di antaranya uji kirnya mati,” ujarnya.
Menurut Saikudin, bagi kendaraan yang belum lulus uji kir langsung diambil tindakan. Pengemudinya langsung di lakukan tilang di tempat oleh Satlantas Polres Tulungagung yang ikut dalam operasi. ”Jadi langsung ditilang,” tandasnya.
Saikudin sebelumnya menyatakan jika dalam Operasi Kestib ditujukan pula untuk kendaraan yang Over Dimension Over Loading (ODOL). Tetapi saat operasi berlangsung tidak ada yang terkategori itu.
”Paling banyak uji kir-nya mati. Uji kir ini sebagai bukti legalitas bahwa kendaraan itu layak dioperasikan atau tidak,” paparnya.
Saikudin menerangkan, Operasi kestib yang berkolabirasi dengan Satantas Polres Tulungagung, Dishub Kabupaten Tulungagung dan Terminal Gayatri Tulungagung itu untuk menertibkan dan mewujudkan transportasi yang berkeselamatan. ”Dalam operasi ini dilakukan pemeriksaan dokumen dan teknis kendaraan bermotor untuk laim jalan,” sambungnya.
Rencananya, Dishub Provinsi Jatim akan pula melakukan ram check kendaraan pariwisata pada Sabtu (29/11) mendatang. Kegiatan tersebut akan berlangsung di tempat wisata, yakni Pantai Prigi di Kabupaten Trenggalek.
”Sedang tanggal 4 Desember, kami juga akan melakukan ram check di Blitar di pul bus atau di Terminal Kesamben,” katanya.
Menjawab pertanyaan, Saikudin menilai kendaraan tidak melakukan uji kir karena pemilik atau pengemudinya malas. ”Uji kir sekarang sudah bebas biaya. Sudah seharusnya mereka berbondong-bondong untuk uji kir, tetapi kenyataannya tidak. Mungkin mereka malas melakukannya,” tandasnya. [wed.fen]

