24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Operasi Keselamatan Semeru, Polres Pasuruan Perketat Jeep Wisata di Destinasi Nasional Bromo

Kab Pasuruan, Bhirawa
Polres Pasuruan memperketat pengawasan kendaraan wisata di jalur menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata nasional dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026.

engetatan dilakukan melalui pemeriksaan kelayakan kendaraan (ramp check) terhadap jeep wisata di Rest Area Tengger Semeru, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (4/2). Hal itu untuk memastikan keselamatan wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemeriksaan dipimpin Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca bersama Kasatnarkoba Narkoba AKP Ali Sodikin dengan melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan dan Jasa Raharja Cabang Malang sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung keamanan pariwisata.

Petugas memeriksa kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi serta legalitas pengemudi jeep wisata yang mengangkut wisatawan menuju kawasan Bromo. Hasil pemeriksaan itu menunjukkan, dari 13 unit jeep wisata yang diperiksa, sebanyak 10 unit dinyatakan layak beroperasi dan diberikan stiker kelayakan. Sementara tiga unit lainnya tidak diizinkan beroperasi karena pengemudinya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Selain jeep wisata, petugas juga memeriksa satu unit bus pariwisata PO Trac asal Jakarta yang membawa wisatawan lintas daerah. Bus ini dinyatakan dalam kondisi laik jalan.

Menurut AKP Derie, pengawasan ketat dilakukan sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di jalur wisata yang memiliki karakteristik medan ekstrem dan perubahan cuaca yang cepat.

Berita Terkait :  Bupati Rio Tandatangani Jam Kerja ASN di Pemkab Situbondo

”Bromo adalah destinasi nasional yang dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Keselamatan menjadi faktor utama agar aktivitas pariwisata berjalan berkelanjutan,” ujar AKP Derie Fradesca.

Tak hanya pemeriksaan kendaraan, seluruh pengemudi jeep wisata dan bus pariwisata juga menjalani tes kesehatan dan tes urine. Hasilnya, seluruh pengemudi dinyatakan negatif narkoba.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, AKP Ali Sodikin mengungkapkan, langkah ini penting untuk menjamin pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh zat terlarang demi menjaga keselamatan wisatawan. ”Tes urin untuk menjaga keselamatan wisatawan,” kata AKP Ali Sodikin.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 mengedepankan pendekatan pencegahan sebagai bagian dari upaya menciptakan citra aman kawasan wisata nasional.

”Kami ingin wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke Bromo. Keselamatan menjadi kunci kepercayaan publik terhadap pariwisata nasional,” papar Harto Agung Cahyono. [hil.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru