Surabaya, Bhirawa
Universitas Muhammadiyah Surabaya resmi kukuhkan identitas baru sebagai Umsura. Rebranding ini menjadi momentum penting bagi universitas untuk menampilkan wajah baru dan energi baru yang lebih segar, modern, dan berkarakter kuat. Dalam perayaan rebranding, civitas akademika menyaksikan penampilan logo baru, almamater, toga wisuda, topi, hingga berbagai merchandise melalui catwalk fashion show di At Taawun Tower 23 lantai, Selasa (9/12).
Rebranding ini bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Mundakir. Menurut Mundakir, tahun pertama memimpin menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, memperbarui kolaborasi, serta menghadirkan gagasan-gagasan segar bagi kemajuan universitas.
Selain Umsura tagline baru juga diresmikan “Home of Champion” Rumah para Juara, hal ini menegaskan banyaknya atlet Timnas, atlet amputasi, atlet voli, futsal, dan cabang olahraga lain yang memilih berkuliah di Umsura.
“Mulai hari ini, universitas secara resmi memperkenalkan singkatan Umsura. Logo baru ini mencerminkan karakter kampus yang modern, progresif, dan berani,”ujar Mundakir.
Sebagai bagian dari transformasi, Rektor memaparkan tujuh terobosan penting Umsura. Pertama, Umsura sebagai Global University Hub. Umsura menegaskan dirinya sebagai kampus yang terbuka terhadap kolaborasi global. Komitmen ini diwujudkan melalui pembangunan Global Hub, ruang strategis untuk memperluas jejaring internasional dan menghadirkan pengalaman belajar lintas negara bagi mahasiswa dan dosen.
Kedua, Internasionalisasi Double Degree dan Community Service. Umsura terus memperluas program internasional melalui kerja sama dengan berbagai universitas luar negeri, termasuk program double degree, KKN internasional, serta kolaborasi pendidikan dan riset. Mahasiswa Umsura kini tersebar dari berbagai negara seperti Malaysia, Spanyol, Madagaskar, Turkmenistan, Palestina, Yaman, Sudan, Thailand, Timor Leste, Afghanistan, Kamboja, Mali, Pakistan, hingga Filipina.
Ketiga, Penambahan Program Beasiswa Unggulan.Memasuki tahun ajaran 2026/2027, UMSURA memperluas akses pendidikan dengan menambah jumlah program beasiswa dari 11 menjadi 14 program. Beasiswa mencakup KIP-K, Dhuafa, Atlet, Influencer, Tahfidz, Kader Persyarikatan, Jalur Undangan, Prestasi Akademik, Alumni Sekolah, Beasiswa Tahfidz khusus FK dan FKG, Beasiswa Warga Sekitar Kampus, hingga Beasiswa Difabel.
Keempat, Kampus Para Juara (Home of Champions). Umsura menegaskan posisinya sebagai kampus para atlet nasional. Banyak bintang tim nasional dan atlet berprestasi lainnya yang mempercayakan pendidikannya di kampus ini, termasuk Rizky Ridho, Ramadhan Sananta, Malik Risaldi, Komang Teguh, Ikhsan Zikrak, Khusnul Yaqin, serta atlet futsal, voli, dan panjat tebing.
Kelima, Kampus Inklusif. Umsura terus memperkuat komitmennya sebagai kampus yang inklusif bagi seluruh mahasiswa, termasuk teman-teman difabel. Kampus menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa difabel dan memastikan lingkungan belajar yang ramah dan setara.
“Salah satu mahasiswa kebanggaan Umsura, Khusnul Yaqin dari Fakultas Hukum, merupakan atlet Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia yang pernah berlaga di Piala Dunia Amputasi di Turki,”ujarnya saat meminta Khusnul Yaqin berdiri.
Keenam, Harmony Building Pembangunan Gedung Baru di tahun 2026. Tahun 2026 menjadi tonggak penting dengan pembangunan Harmony Building, gedung 18 lantai yang akan menjadi pusat kegiatan terpadu Umsura.
“Diberi nama “Harmony” karena mengusung semangat menyatukan berbagai disiplin ilmu, aktivitas mahasiswa, inovasi teknologi, dan penguatan karakter. Fasilitasnya meliputi Sport Center, kantin, ruang komunal, kelas, serta laboratorium unggulan seperti OSCE Center FKG, Lab Fisioterapi, dan Lab Teknologi Laboratorium Medis,”tegasnya.
Ketujuh Perubahan Nama Fakultas dan Penambahan Prodi Baru. UMSURA juga melakukan penyesuaian nomenklatur fakultas. FKIP kini menjadi Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains (FPKS), sementara FAI menjadi Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP). Selain itu, sejumlah program studi baru juga akan dibuka: FPKS: S1 Data Science, S1 Film & Animasi, S2 Pendidikan Digital FIK: S1 Bioteknologi Kesehatan, S1 Medical Informatics, S2 Magister Keperawatan, Profesi Fisioterapi
“Tentu langkah ini ini memperkuat komitmen Umsura sebagai institusi pendidikan yang adaptif, relevan, dan siap menjawab kebutuhan masa depan,”tandas dia.
Ia juga menambahkan, nama Umsura dipilih karena merupakan penyederhanaan dari nama sebelumnya tanpa menghilangkan identitas utama kampus.
“UM itu Universitas Muhammadiyah, SURA itu Surabaya. Kita tidak ingin menghilangkan istilah UM Surabaya yang sudah dikenal. Jadi, kami gabungkan saja menjadi Umsura -lebih simpel, lebih mudah, tetapi tetap menjaga rekognisi yang sudah ada,” katanya.
Dr Mundakir menjelaskan proses riset branding ini berlangsung sekitar enam bulan, mulai dari pemilihan warna, perumusan makna nama, hingga penyusunan tagline dan motto baru kampus.
Tim internal Umsura ditunjuk khusus untuk melakukan riset tersebut sebelum akhirnya diluncurkan pada Selasa.
Dalam identitas baru tersebut, Umsura memilih warna hijau dengan gradasi lebih dominan sebagai simbol kota Surabaya dan spirit Muhammadiyah. “Kami ingin menegaskan bahwa Umsura ini Surabaya banget. Warna hijau itu identitas Surabaya, sekaligus warna khas Muhammadiyah. Jadi, kami kombinasikan untuk memperkuat karakter kampus,” jelas Dr Mundakir.
Dia menekankan kehadiran Umsura merupakan penegasan bahwa kampus tersebut bagian integral dari kota Surabaya dan siap bersaing secara global tanpa meninggalkan akar lokalnya. [ina.wwn]

