30 C
Sidoarjo
Thursday, February 5, 2026
spot_img

Mahasiswa KKN Untag Surabaya Ciptakan Mesin Pencacah Rumput untuk Peternak Desa Candiwatu


Mojokerto, Bhirawa
Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG), Desi Nur Saida bersama tim sub Kelompok 3 KKN Reguler 4, melaksanakan program kerja pembuatan mesin pencacah rumput sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Menurut Desi, program ini difokuskan untuk membantu peternak dalam menyiapkan pakan ternak agar lebih cepat dan efisien. Program kerja ini berawal dari hasil pengamatan langsung mahasiswa terhadap aktivitas peternak di desa.

Salah satu warga Dusun Sumberbendo yaitu Pak Maslikan yang beternak sapi dan bebek, selama ini masih menyiapkan pakan dengan cara manual. Setiap hari, waktu yang dibutuhkan untuk mencari dan memotong rumput bisa mencapai satu hingga dua jam, terutama saat musim hujan ketika rumput dalam kondisi basah dan berat.

Selain memakan waktu, pakan rumput yang diberikan dalam kondisi panjang sering kali tidak habis dimakan ternak. Sisa rumput menumpuk di sekitar kandang dan cepat rusak, sehingga sebagian harus dibuang. Kondisi tersebut membuat pakan menjadi kurang efektif dan berpotensi menimbulkan pemborosan.

Melihat permasalahan tersebut, jelas Desi, Subkelompok 3 KKN R4 UNTAG Surabaya merancang mesin pencacah rumput sederhana yang mudah digunakan oleh peternak. Mesin ini menggunakan tenaga listrik dengan daya 150 watt dan mampu mencacah rumput menjadi potongan kecil, sehingga lebih mudah dimakan ternak dan lebih rapi saat disimpan.

Berita Terkait :  Siswa TK Alhidayah Dididik Tertib Berlalu Lintas Oleh Polsanak

Alat ini diuji coba langsung bersama mitra yaitu Pak Maslikan menggunakan rumput yang biasa digunakan sebagai pakan.

Dari hasil uji coba, mesin dapat bekerja dengan baik selama rumput dimasukkan secara bertahap agar hasil cacahan tetap maksimal dan mesin tidak tersendat. Selain memberikan alat, mahasiswa KKN juga melakukan pendampingan kepada mitra terkait cara penggunaan dan perawatan mesin.

Mahasiswa menjelaskan pentingnya membersihkan bagian pencacah setelah digunakan serta melakukan pengecekan pisau secara berkala. Sebagai pendukung, mahasiswa juga membagikan poster yang berisi tujuan kegiatan, manfaat alat, dan spesifikasi mesin pencacah rumput.

Melalui program ini, diharapkan peternak dapat menghemat waktu kerja, mengurangi sisa pakan, serta menjaga kebersihan kandang. Mesin pencacah rumput ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Candiwatu. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru