28 C
Sidoarjo
Friday, February 13, 2026
spot_img

Luncurkan IMAS, Buku Saku Guru dan GTK, Kadindik Jatim Tegaskan Peran Guru Fokus Mengajar

Dindik Jatim, Bhirawa

 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur meluncurkan tiga inovasi strategis untuk memperkuat tata kelola dan budaya inovasi pendidikan. Tiga inovasi tersebut yakni IMAS (Integrated Management Administration System), Buku Saku Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Peluncuran dilakukan Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, Jumat (13/2).

 Aries menyampaikan, tahun 2025 dicanangkan sebagai tahun inovasi di lingkungan Dindik Jatim. Seluruh jajaran hingga satuan pendidikan didorong untuk melahirkan inovasi yang produktif dan berdampak, salah satunya melalui pemanfaatan IMAS.

 IMAS dikembangkan Bidang Pembinaan GTK sebagai jawaban atas tantangan transformasi digital administrasi pendidikan. Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan administrasi guru dan tenaga kependidikan dalam satu platform yang terkelola secara sistematis dan mudah diakses. “Guru tugasnya mengajar dan mendidik. Selebihnya adalah tugas institusi yang menaungi,” tegas Aries.

 Dengan IMAS, proses administrasi seperti perhitungan jam pelajaran, satuan kredit semester (SKS), hingga kredit fungsional dilakukan otomatis dan berbasis sistem, tanpa perlu pengumpulan berkas manual.  “Pusat sudah menyampaikan, Pak Menteri sudah menyampaikan, pokoknya guru tugasnya mengajar dan mendidik. Selebihnya adalah tugas-tugas institusi yang menaungi di bawahnya,”tegas Aries.

 Karena itu, dengan adanya IMAS, peran GTK dalam mengajar tidak terganggu sehingga tercipta lingkungan yang nyaman. IMAS juga akan menerima keluhan dan kendala para GTK selama proses belajar mengajar hingga kenaikan pangkat.

Berita Terkait :  Galakkan Kemandirian Berusaha, Disnaker Gelar Pelatihan Sablon Kaos

 “Keluhan itu mau disampaikan ke link mana sih sebenarnya? Nah, itu link-nya sudah ada link GTK yang akan bisa mereka cepat merespon, cepat mengetahui apa yang mereka butuhkan,”sebut Aries.

 Lebih lanjut, IMAS menyediakan kanal layanan dan pengaduan GTK agar keluhan dapat ditindaklanjuti secara cepat. Fitur utama IMAS meliputi GTK MAP, Event Administration, PNPNSD & GTT, Virtual Services, Gempita Awards, KS & PS Innovation, serta EJIES. Kehadiran IMAS diharapkan menyederhanakan administrasi dan meningkatkan kualitas layanan terhadap GTK di Jawa Timur. “Inovasi ini supaya guru tidak lagi terbebani urusan administrasi yang rumit, sehingga proses belajar mengajar bisa berlangsung lebih nyaman,” ujar Aries.

 Ditambahkan  Kabid GTK Dindik Jatim, Ety Prawesti inovasi IMAS menjadi jawaban atas tantangan dinamika dan kompleksitas kebutuhan layanan dalam Tata Kelola Pendidikan yang adaptif, responsif, efisien dan akuntabel.

 “Inovasi IMAS ini merupakan representasi transformasi digital administrasi pendidikan  terintegrasi dan berbasis data, memperkuat tata Kelola dan kualitas layanan terhadap gtK di Jawa Timur,” tegasnya.

 Terkait Buku Saku GTK, Ety mengungkapkan buku saku ini disusun untuk meningkatkan pemahaman GTK terhadap regulasi, kebijakan, serta tugas dan tanggung jawab profesi. Materi di dalamnya mencakup undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri, hingga peraturan gubernur.

 “Di dalam Buku Saku GTK ada SOP yang menjelaskan tugas guru, administrasi kenaikan pangkat, hingga kebiasaan anak hebat. Semua dirangkum agar mudah dipahami,” jelasnya.

Berita Terkait :  Wali Kota Malang Pantau Tes Kesehatan Siswa Sekolah Rakyat

 Sedikitnya terdapat 15 SOP yang menjadi panduan bagi GTK hingga pejabat struktural di lingkungan Dindik Jatim.

 Dengan peluncuran IMAS, dan Buku Saku GTK, Dindik Jatim berharap ekosistem inovasi di lingkungan pendidikan semakin kuat dan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berdampak bagi masyarakat. ina.wwn

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru