25 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Kerja Sama Nganjuk–Palangka Raya: Bibit Bawang Merah Ditengah Harapan Tanah Transmigran

Nokta kerjasama 2 daerah di bidang pangan dan pertanian

Pemkab Nganjuk, Bhirawa.
Langit sore nampak cerah usai hujan mengguyur di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Nganjuk, saat rombongan Pemerintah Kota Palangka Raya tiba. Di hadapan para pejabat daerah, perwakilan Palangka Raya menandatangani nota kesepahaman kerja sama bidang pertanian dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Fokusnya: penyediaan bibit unggul bawang merah dan pelatihan teknis bagi petani Kalimantan Tengah.

“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa hadir di Nganjuk. Kami ingin belajar langsung dari para petani bawang merah di sini,” ujar Wakil Wali Kota Palangka Raya, H. Edy Pratowo dalam sambutannya.

Ia menegaskan, kerja sama ini bukan hanya sebatas pasokan bibit, melainkan juga berbagi ilmu dan teknologi dan pendampingan lapangan saja.

“Kami juga berharap kerjasama ini dapat ditingkatkan merambah hingga ke sektor-sektor lainnya”, tambah Edy Pratowo

Diskusi dua daerah itu menghasilkan komitmen untuk membentuk tim teknis pendampingan petani. Pemerintah Nganjuk akan mengirim tenaga ahli dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) guna membantu petani Palangka Raya mengadaptasi sistem tanam bawang merah di lahan baru di Palangka Raya.

Kerja sama ini sekaligus juga menjadi simbol akulturasi transmigrasi Jawa ke Kalimantan Tengah. “Banyak masyarakat transmigran asal Jawa yang kini menjadi tulang punggung pertanian Palangka Raya. Dengan bimbingan dari pemerintah Nganjuk, kami yakin produksi hortikultura khususnya bawang merah bisa meningkat secara signifikan di Palangka Raya,” tambahnya.

Berita Terkait :  Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Bojonegoro Intensifkan Patroli

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Caahyo Saputra, beserta Asisten Pemerintahan, Tri Wahyu Kuncoro, Asisten Pembangunan, Judi Ernanto, Asisten Umum, Yanto mendampingi Sekretaris Daerah, Nur Solekan menerima rombongan wagub Palangka Raya, pada hari Senin (03/11/2025) di Pendopo KRT Sosro Koesumo.

Usai sambutannya sebagai perkenalannya, Edy Purwoto bersama Trihandy Cahyo Saputro, menandatangani nokta kerjasama daerah antara Kabupaten Nganjuk dan Kota Palangka Raya, serta tukar menukar cindera mata khas daerah masing-masing.

Dalam door stop usai acara, Trihandy Cahyo Saputra mengatakan:

“Hari ini saya mewakili Bupati menandatangani kerjasama di bidang pangan dan pertanian dengan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang di wakili oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya. Ini bukti bahwa potensi pertanian Nganjuk khususnya bawang merah sudah diakui dan di kenal di pentas nasional,” terang mas wabub.

“Kemarin Jumat (31/10/2025) Nganjuk juga mendapat penghargaan Episenter Unggulan Agrobisnis Bawang Merah Nasional: Pemerintah Kabupaten Nganjuk oleh CNN Indonesia Award di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta,” tambah mas Wabub.

CNN Indonesia Award yang mengusung tema “Kolaborasi dan Harmoni Menggapai Asta Cita untuk Negeri,” ajang penghargaan dari CNN Indonesia ini dipersembahkan untuk Kementerian, Pemkot/Pemkab, BUMD, hingga pihak swasta yang berhasil dengan program dan inovasi terbaik.

Tiga asisten sekda Nganjuk

Akad, Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia, yang menilai langkah ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antar wilayah. “Bawang merah Nganjuk sudah menjadi barometer nasional. Kolaborasi ini penting agar kualitas bibit dan teknologi tanamnya bisa ditularkan ke daerah lain,” ujarnya.

Berita Terkait :  80 Tahun Merdeka, Kapan Indonesia Merdeka dari Penyakit?

Sementara itu, Puji, petani bawang merah modern asal Desa Pandean, turut memberi testimoni di hadapan tamu dari Palangka Raya. “Kami di Pandean sudah menerapkan sistem tanam modern dengan sensor kelembapan tanah dan pengaturan irigasi otomatis. Kami siap berbagi pengalaman agar petani di Palangka Raya bisa menerapkannya sesuai kondisi lahan mereka,” jelasnya

Dari tanah subur Nganjuk, benih bawang merah kini siap menebar harapan baru di ladang-ladang Palangka Raya. Sebuah kerja sama yang bukan hanya mengalirkan bibit, tapi juga mengakar pada semangat gotong royong dan kemandirian pangan antar daerah sebagai ketahanan nasional, di era Prabowo ini.(dro.hel).

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru