Tuban, Bhirawa – Sejumlah truk-truk tangki kembali bergerak, guna menjawab kebutuhan warga atas sumber air mulai menipis dan kemarau belum juga memberi jeda. Puluhan ribu liter air bersih dibawa relawan PCNU Tuban untuk warga yang masih bertahan menghadapi krisis air.
Puluhan ribu liter air bersih Kali ini menyasar dua titik yang didistribusikan oleh relawan PCNU Tuban, yakni di Pondok Pesantren Mansyaul Huda, Kecamatan Senori, dan Desa Sokogunung, Kecamatan Kenduruan.
Pekan kemarin, relawan yang tergabung di Tim Redaksi Cepat (TRC) PCNU Tuban ini sudah menyalurkan air bersih ke Ponpes Al Muhibbin, Kenduruan, Desa Sokogunung Kenduruan, dan Desa Jatirogo.
“Hari kita melanjutkan penyaluran ke Singgahan dan Senori, kalau armada memungkinkan juga akan kita bawa ke Parengan,” jelas Mujiono, salah satu relawan TRC PCNU Tuban, (4/10/2026).
Gerakan kemanusiaan tersebut dilakukan PCNU Tuban melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Tuban.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan sejumlah relawan gabungan yang secara sukarela turun membantu selama Sabtu hingga Minggu (3–4/10/2026). Mereka ikut memastikan proses penyaluran bantuan di lapangan berjalan lancar.
Ketua LPBINU PCNU Tuban, Muhammad Humam, mengatakan pihaknya kembali mengerahkan relawan sebagai respons atas kebutuhan air bersih yang masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah.
“Tim kembali kami kerahkan untuk membantu masyarakat yang masih membutuhkan air bersih. Ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk meringankan beban warga yang terdampak kekeringan,” kata Humam.
Menurutnya, keterbatasan sumber air selama musim kemarau membuat kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap tinggi. Karena itu, LPBINU terus berkoordinasi untuk melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat di lapangan. Selama masih ada yang membutuhkan, kami akan berupaya membantu sesuai kemampuan,” ujarnya.
Humam juga mengapresiasi keterlibatan relawan gabungan yang secara sukarela ikut membantu selama kegiatan berlangsung.
“Terima kasih kepada para relawan yang ikut membantu. Semangat gotong royong seperti ini sangat penting dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PC Lazisnu Tuban, Joko Hadi Purnomo, mengatakan penggalangan donasi dilakukan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam membantu warga yang terdampak bencana dan kekeringan.
Donasi yang terkumpul akan disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk untuk pemenuhan air bersih dan bantuan kemanusiaan lainnya.
“Lazisnu Tuban mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Setiap donasi, berapa pun nilainya, sangat berarti bagi penerima manfaat,” ujar Joko Hadi Purnomo.
Menurut Joko, dukungan masyarakat melalui donasi menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan aksi kemanusiaan, sehingga bantuan dapat terus diberikan kepada warga yang membutuhkan.
Gerakan ini menjadi bagian dari kepedulian PCNU Tuban bersama LPBINU dan Lazisnu terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing wilayah.
Di tengah kemarau yang masih berlangsung, kolaborasi lembaga dan relawan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. [hud.kt]



