Kota Mojokerto, Bhirawa
Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, Polres Mojokerto Kota menggelar kegiatan keagamaan yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, Kamis (22/1).
Kegiatan berlangsung khidmat ini digelar di Aula Hayam Wuruk Polres Mojokerto Kota tersebut mengusung tema ‘Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketaqwaan Pegawai Negeri pada Polri’.
Acara dihadiri Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Kota, didampingi para pejabat utama (PJU), seluruh personel Polres Mojokerto Kota, ASN Polri, serta Pengurus Bhayangkari.
Kapolres Mojokerto Kota bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Kota menyerahkan santunan kepada 17 anak yatim piatu dari Yayasan Panti Asuhan Yamubina. Pemberian santunan ini merupakan wujud kepedulian dan empati sosial Polres Mojokerto Kota terhadap anak-anak yang membutuhkan.
Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran yang menambah kekhusyukan suasana. Dalam sambutannya, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan seluruh personel Polri.
Menurutnya, nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mi’raj, khususnya perintah salat lima waktu, harus menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
”Momentum Isra Mi’raj ini hendaknya menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh personel Polres Mojokerto Kota untuk meningkatkan kualitas ibadah, integritas, serta tanggung jawab dalam pengabdian kepada masyarakat. Dengan keimanan dan ketaqwaan yang kuat, kami berharap setiap anggota Polri dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas,” ujarnya.
Tausiyah keagamaan disampaikan Ustadz Nur Rohmat SAg MPdI. Dalam tausiyahnya, Ustadz Nur Rohmat menyampaikan hikmah perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, di mana Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan salat lima waktu.
Ustadz Nur Rohmat menekankan bahwa salat merupakan ibadah utama dan tiang agama yang memiliki peran penting dalam membentuk keimanan, kedisiplinan, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
”Perintah salat lima waktu merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW, sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Sang Pencipta. Melalui salat, setiap Muslim diajak untuk senantiasa menjaga keikhlasan, kejujuran, dan tanggung jawab,” tuturnya.
Ustadz Nur Rohmat menutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh personel Polres Mojokerto Kota senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. [oky,min.fen]

