25 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Jumlah Kuota Diumumkan, Sekolah Siapkan Perangkingan Siswa Eligible untuk SNBP


Surabaya, Bhirawa
Tahapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mulai dilaksanakan Senin (29/12). Di tahap ini kuota sekolah resmi diumumkan sebanyak 40%. Sejumlah satuan pendidikan pun melakukan berbagai persiapan untuk menentukan siswa eligible dalam. Jalur SNBP.

Salah satunya dilakukan SMAN 15 Surabaya dengan menyusun tahapan seleksi internal guna memastikan siswa yang memenuhi syarat dapat terdata dan terlayani dengan baik.

Kepala SMAN 15 Surabaya, Johannes Mardijono, menjelaskan jumlah siswa kelas XII tahun ini sebanyak 419 orang. Dari jumlah tersebut, kuota SNBP sebesar 40 persen atau sebanyak 168 siswa dinyatakan berpeluang mengikuti jalur seleksi berdasarkan prestasi.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah menentukan siswa yang masuk peringkat eligibel. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan pengelompokan alternatif mata pelajaran yang ada di SMAN 15, dengan kuota 40 persen di masing-masing kelompok,” ujar Johannes, Selasa (30/12).

Setelah itu, lanjut dia, sekolah melakukan verifikasi nilai rapor siswa dari semester 1 hingga semester 5. Tahapan berikutnya adalah asesmen awal bagi siswa eligibel untuk memilih program studi dan perguruan tinggi tujuan melalui simulasi pertama.

Asesmen ini, kata Jo sapaan akrabnya, dilakukan untuk memetakan tingkat persaingan dan jumlah peminat program studi di internal sekolah. “Selanjutnya tim Bimbingan Konseling melakukan konseling kepada siswa bersama orang tua, khususnya bagi siswa yang memilih program studi dan perguruan tinggi dengan peminat terbanyak,” jelasnya.

Berita Terkait :  FPSI UKWMS Gelar Workshop Internasional Sebagai Upaya Pencegahan Pedofilia

Tahap berikutnya, tim SNBP sekolah menginput nilai siswa eligibel ke dalam laman Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Setelah itu, dilakukan simulasi kedua berupa asesmen akhir untuk memastikan pilihan program studi yang akan didaftarkan siswa saat pengisian formulir SNBP.

Terkait hasil TKA, Jo menyebut tak terlalu berdampak pada SNBP. Hanya saja sifatnya sebagai validator, mengharuskan siswa yang ingin melanjutkan ke PTN utamanya jalur SNBP harus mengikuti TKA.

“Info ini kami dapat saat kita lakukan kunjungan kelas 12 di UGM dan saat ada sosialisasi dari ITB. Jadi hasil TKA sebagai validator dari nilai rapor yang dimiliki siswa. TKA hanya sebagai persyaratan mendaftar jalur SNBP,”ucap Johanes.

Persiapan serupa juga dilakukan SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Waka Humas SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, Suardi, mengatakan dari total sekitar 350 siswa kelas XII, sekolah memperoleh kuota SNBP sebanyak 151 siswa.

“Sementara ini kami menyiapkan berkas dan data portofolio prestasi siswa. Kami juga masih dalam tahap mempelajari kebijakan SNBP karena memang ini merupakan program yang relatif baru,” ujarnya.

Terkait hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA), Suardi menyebutkan capaian siswa cukup beragam. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan adanya kekagetan siswa terhadap sistem awal dan program seleksi yang baru diterapkan.

“Hasilnya beragam. Ini menggambarkan kondisi awal siswa yang masih beradaptasi dan merasa kaget dengan program baru. Namun secara umum hasilnya masih cukup representatif,” pungkasnya. [ina.wwn]

Berita Terkait :  KSOP Bersama Polres Situbondo Serahkan Alat Keselamatan Nelayan dan Sembako

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru