24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Jelang Idul Adha, DKP2P Kabupaten Tuban Latih JULEHA dan BUTCHER

Tuban, Bhirawa
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) dan Penanganan Daging Kurban (BUTCHER) selama 2 hari, di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Kecamatan Bancar Tuban.

Pada hari pertama, dilakukan praktik penyembelihan hewan ternak yang diikuti 60 orang. Pada hari berikutnya, dilakukan bimtek dan pelatihan juleha dan penanganan daging kurban yang diikuti 40 orang. Adapun peserta pelatihan berasal dari juru sembelih dan takmir, utamanya di kecamatan Bancar, Jatirogo, Tambakboyo, dan Jenu. Para peserta juga mendapat perlengkapan penyembelihan hewan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Tuban, Pipin Diah Larasati mengungkapkan pelatihan Juleha dan Butcher digelar dalam rangka persiapan jelang Hari Raya Idul Adha 1446 H/ 2025 M. Di samping itu, untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman berkaitan dengan penyembelihan hewan dan penanganan daging sesuai syariat, yaitu daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Lebih lanjut, peserta yang telah mengikuti pelatihan akan mendapat sertifikat. Karenanya, ilmu yang disampaikan harus benar-benar diserap dan diimplementasikan. Pasca pelatihan, peserta pelatihan diharapkan mau menularkan ilmunya kepada juru sembelih maupun takmir masjid ainnya. Dengan demikian, daging yang beredar di masyarakat terjamin kehalalan dan kesehatannya.

Pelatihan ini mendapat dukungan dari Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Provinsi Jawa Timur dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (PAS) Bumi Peternakan Wahyu Utama. Pipin Diah menambahkan kolaborasi ini sangat diperlukan guna memaksimalkan output dari program yang dijalankan.

Berita Terkait :  Agar Tak Kesandung Perkara Hukum,  Kejari Gresik Memberi Penyuluhan Kades dan Perangkat se-Kecamatan Driyorejo

Materi yang disampaikan berupa teknis penyembelihan hewan kurban dengan tetap mempertahankan ‘kesejahteraan’ dan hak-hak hewan. “Mulai dari proses sebelum disembelih, saat penyembelihan, dan pasca penyembelihan,” ungkapnya. Tujuannya, menjamin kehalalan daging kurban yang disembelih dan dibagikan.

Pemateri dari BBPP Provinsi Jawa Timur, Iskandar Muda mengaku kagum dengan antusiasme peserta pelatihan. Mereka mengikuti pelatihan mulai dari materi dan praktik langsung hingga tuntas. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan. “Ini menunjukkan semangat yang luar biasa dari juru sembelih untuk penyelenggaraan penyembelihan hewan qurban lebih baik lagi,” jelasnya.

Iskandar Muda berharap agar para peserta dapat terjun langsung saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Selain itu, bersedia membagikan ilmu dan pengalamannya kepada masyarakat. “Dengan demikian daging yang dibagikan saat kurban dan yang beredar di masyarakat adalah daging yang halalan thoyiban,” tuturnya. Ia juga berpesan agar masyarakat memotong hewan kurban ke juru sembelih hewan yang telah terlatih. (Hud.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru