25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Jalan “Zamrud Seloistiwa”, Urat Nadi Baru Penghubung Baureno – Kepohbaru Bojonegoro

Bojonegoro, Bhirawa
Wajah infrastruktur jalan di wilayah perbatasan Kecamatan Baureno dan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, kini berubah signifikan. Di Desa Selorejo, Kecamatan Baureno, jalan yang sebelumnya hanya berupa pematang sawah sempit kini bertransformasi menjadi jalur rigid beton sepanjang 1.216 meter dengan lebar 4 meter.

Pembangunan jalan yang mulai dikerjakan pada 2025 dan ditargetkan rampung awal 2026 itu didanai melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025. Hingga akhir Januari 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 70 persen.

Warga setempat menjuluki jalan tersebut sebagai “Zamrud Seloistiwa”, singkatan dari Selorejo Istimewa. Julukan itu mencerminkan nilai strategis jalan bagi sekitar 2.950 jiwa penduduk Desa Selorejo.

Jalan ini menjadi urat nadi penghubung antardesa, sekaligus akses utama menuju Desa Karangan dan Desa Sugihwaras di Kecamatan Kepohbaru.

Kepala Desa Selorejo, Iris Setiawan Hadi, mengatakan bahwa keberadaan jalan rigid beton tersebut membawa dampak besar bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

“Zamrud Seloistiwa bukan sekadar jalan, tetapi simbol kemajuan. Mobilitas petani, pedagang, hingga pelajar kini jauh lebih cepat dan nyaman,” ujar Iris, Sabtu (24/1).

Selain memperlancar distribusi hasil pertanian, jalan yang membelah hamparan persawahan hijau itu juga dinilai memiliki nilai estetika. Pemerintah desa memprediksi kawasan tersebut berpotensi menjadi ruang publik baru untuk berbagai kegiatan masyarakat, seperti fun run, street gym, hingga car free day.

Berita Terkait :  Tim Patroli Air Terpadu Jatim Temukan Tanah Dumping dan Maraknya TPS Liar

Untuk menjamin keberlanjutan pembangunan, Pemerintah Desa Selorejo menyatakan komitmen penuh terhadap pelaksanaan program BKKD Kabupaten Bojonegoro.

Komitmen tersebut meliputi pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis, pengelolaan anggaran secara transparan dan akuntabel, serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan dan pelaksanaan kegiatan.

Pemerintah desa juga berkomitmen menjaga dan memelihara jalan rigid beton tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Transformasi infrastruktur di Desa Selorejo menjadi cerminan upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perdesaan. Pembangunan jalan di tengah kawasan persawahan itu diharapkan mampu mengubah tantangan geografis menjadi peluang ekonomi yang lebih kokoh bagi masyarakat desa.[bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru