Kediri, Bhirawa
Menjadi daerah dengan mayoritas penduduk sebagai petrani, Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan kesiapan mendukung program swasembada pangan nasional .
Kesiapan ini sebagai jawaban atas program Presiden Parbowo yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Senin (2/2).
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program prioritas nasional, terutama di sektor pangan dan energi. Presiden juga mengingatkan agar perbedaan latar belakang tidak menjadi penghambat kerja bersama untuk kepentingan rakyat.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan bahwa Pemkab Kediri siap menyelaraskan kebijakan pusat dengan program yang telah berjalan di daerah. Menurutnya, sektor pertanian sejak awal menjadi salah satu fokus utama pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito.
“Kabupaten Kediri mayoritas penduduknya adalah petani dan menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Karena itu, penguatan sektor pertanian terus kami dorong,” kata Dewi yang dalam Rakernas hadir bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri.
menurut Dewi, sejumlah komoditas seperti padi, jagung, cabai, dan tebu menjadi andalan daerah. Pemerintah daerah berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi, sekaligus mendorong pertanian sebagai basis pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain sektor pangan, Pemkab Kediri juga menyesuaikan program sosial daerah dengan kebijakan nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat yang menjadi perhatian Presiden dalam Rakornas telah berjalan di Kabupaten Kediri. Bahkan, pemerintah daerah mengembangkan program pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan.
Dewi menambahkan, Rakornas menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pusat dan daerah agar kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat lokal.
“Dengan Rakornas harapannya tentu kita semakin kompak dan solid, baik pusat maupun di daerah untuk membangun negara yang kita cintai ini menjadi lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya. [van/nov.gat]

