29 C
Sidoarjo
Friday, March 27, 2026
spot_img

Gubernur Khofifah dan Komandan Pasmar 2 Pimpin Bersih Pantai serta Tanam 1.200 Mangrove di Kenjeran Park Surabaya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Pasmar 2 Mayor Jendral Oni Junianto memimpin langsung aksi bersih pantai dan penanaman 1.200 bibit mangrove di Kenjeran Park, Surabaya, Jumat (27/3/2026) pagi.

Pemprov Jatim, Bhirawa.
Mengusung semangat menjaga kelestarian kawasan pesisir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Pasmar 2 Mayor Jendral Oni Junianto memimpin aksi bersih pantai dan penanaman 1.200 bibit mangrove di Kenjeran Park, Surabaya, Jumat (27/3/2026) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam HUT Ke-25 Pasmar 2 ini menjadi simbol kuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah dan TNI dalam mewujudkan lingkungan pesisir yang bersih, lestari dan berkelanjutan.

Gubernur Khofifah menyampaikan, keberhasilan menjaga lingkungan tak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Sinergi dan kolaborasi seperti hari ini adalah kunci. Tak bisa kita bekerja sendiri-sendiri menjaga lingkungan, tetapi harus bersama-sama, antara pemerintah, TNI/Polri, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Khofifah

Sebagai wujud nyata kolaborasi tersebut, sebanyak 1.200 Bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata yang ditanam berasal dari dukungan Dinas Kehutanan Jatim Via Yayasan Gajah Sumatera. Bibit ini diambilkan dari pembibitan Almarhum H. Mukarim Nguling Pasuruan.

Ia menambahkan, kolaborasi yang dibangun tak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus terus dijaga sebagai gerakan bersama dalam merespons tantangan perubahan iklim.

Berita Terkait :  Dewan Optimis Akhir September Bentuk Alat Kelengkapan

“Mangrove ini memiliki manfaat luar biasa. Ia mampu menyerap karbondioksida hingga 5 kali lipat, sehingga sangat penting dalam menghadapi global warming dan perubahan iklim yang sedang kita rasakan saat ini,” tambahnya.

Selain itu, mangrove tak hanya berfungsi sebagai penyerap karbon, tetapi juga memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Ketika mangrove tumbuh dengan baik, ekosistem laut juga hidup. Ada kepiting, ikan, dan udang. Ini akan mendekatkan sumber penghidupan nelayan, sehingga mereka tak perlu melaut terlalu jauh karena potensi ikan bisa ditemukan di sekitar kawasan mangrove,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Pemprov Jatim terus berkomitmen dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Berbagai indikator menunjukkan bahwa Jawa Timur telah mencatatkan keberhasilan sangat menggembirakan.

Salah satunya adalah peningkatan luas ekosistem mangrove. Berdasarkan Peta Mangrove Nasional, luas mangrove di Jawa Timur tercatat 27.221 hektare pada tahun 2021, kemudian meningkat menjadi 30.839 hektare pada tahun 2024, dan kembali meningkat menjadi 31.067 hektare pada tahun 2025. Luas mangrove Jatim pada tahun 2025 tersebut setara dengan 47,85% luasan mangrove di Pulau Jawa.

Menurutnya, capaian ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan hasil nyata dari kerja kolaboratif berbagai pihak menjaga dan merehabilitasi ekosistem mangrove.

“Di sisi lain, luas lahan kritis di Jawa Timur juga terus mengalami penurunan, yang menunjukkan semakin membaiknya kualitas lingkungan hidup di provinsi kita,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Perluas Jaringan Pasar, Bank Jatim Fasilitasi UMKM Binaan di Misi Dagang Bali

Dijelaskannya, keberhasilan ini tentu tak terlepas dari berbagai gerakan yang telah kita inisiasi bersama. Pemprov Jatim telah menggulirkan gerakan “Nandur Mangrove”, yang menjadi gerakan kolektif untuk menanam, merawat, dan menjaga mangrove sebagai benteng alami pesisir.

Selain penanaman mangrove, pada kesempatan tersebut juga dilakukan bersih-bersih pantai. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

“Bersih-bersih pantai ini bukan sekadar mengikuti pesan Presiden Prabowo, tetapi sudah menjadi kebutuhan bersama. Kita harus membangun komitmen bahwa menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga alam dan lingkungan sebagai bagian dari investasi masa depan.

“Jaga alam, jaga lingkungan. Kalau kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kehidupan kita,” pungkasnya

Sementara itu, Komandan Pasmar 2 Mayor Jendral Oni Junianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Khofifah atas dukungan nyata dalam kegiatan tersebut, termasuk kontribusi bibit mangrove yang ditanam bersama.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah memberikan dukungan, termasuk bantuan bibit mangrove. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI AL dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir,” pungkasya.

Di akhir kegiatan, Gubernur Khofifah bersama Danpasmar 2 Oni meninjau langsung pameran UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Ke-25 Pasmar 2. [aya.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!