27 C
Sidoarjo
Thursday, March 5, 2026
spot_img

Dukung Ketahanan Pangan, Bojonegoro Bangun 5 Embung dan Normalisasi 11 Titik


Bojonegoro, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2026, ini merencanakan pembangunan lima embung baru serta normalisasi 11 embung lain untuk menjaga keberlanjutan pasokan air, terutama bagi sektor pertanian.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) , Kabupaten Bojonegoro mencatat membangun sebanyak 430 embung hingga akhir 2025.

Kepala Bidang Air Baku Irigasi DPU Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro, Radityo Bismoko, mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan infrastruktur sumber daya air di tingkat desa.

“Kita memiliki data jumlah embung yang sudah ada sebanyak 430 unit pada tahun lalu. Untuk tahun 2026, kami telah merencanakan pembangunan lima embung baru serta normalisasi 11 embung yang ada,” ujarnya, kepada Bhirawa kemarin (5/3).

Menurut Radityo, kebutuhan anggaran belum dapat dirinci secara keseluruhan karena setiap embung memiliki karakteristik berbeda, baik dari rencana volume tampungan, kondisi tanah, maupun tingkat sedimentasi. Perhitungan anggaran akan disesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan.

Ia menambahkan, status lahan embung juga beragam. Sejumlah embung berdiri di atas Tanah Kelolaan Desa (TKD) atau aset desa yang diperuntukkan sebagai fasilitas penampungan air. Pembangunan dilakukan berdasarkan usulan pemerintah desa dan melalui proses verifikasi kesiapan lokasi.

“Proses pembuatan embung tergantung pada desa masing-masing. Jika desa mengajukan permohonan, kami akan membangunkan embung tersebut kemudian menyerahkannya kembali kepada pihak desa untuk dikelola,” katanya.

Berita Terkait :  Senator Ahmad Nawardi Geram Tuduhan Kiai Perkaya Diri Lewat Amplop Santri: Fitnah Keji!

Saat ini, dinas tengah menghimpun usulan, meninjau kondisi lapangan, serta menyelesaikan tahapan administrasi sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan proyek. Pemerintah daerah berharap penambahan dan normalisasi embung dapat meningkatkan kapasitas tampung air sekaligus mengurangi risiko kekeringan pada musim kemarau. [bas.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!