25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Diterjang Angin, Rumah Warga dan Sekolah Madrasah Rusak


Sampang, Bhirawa
Cuaca ekstrem angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang. Akibatnya, belasan rumah warga dan satu atap gedung sekolah Madrasah, mengalami kerusakan, mulai dari skala ringan hingga berat.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, pada Minggu (1/2). Tak lama berselang, tim reaksi cepat langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dampak kerusakan di Kecamatan Sampang dan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

“Tim BPBD mendapatkan laporan pada pukul 16.15 WIB dan segera melakukan asesmen di titik-titik terdampak, khususnya di Kecamatan Sampang dan Camplong,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten vSampang, Mohammad Hozin, Senin (2/1).

Lanjut Hozin, Kerusakan di Dua Kecamatan tersebut diantaranya di Kecamatan Sampang, satu rumah milik warga di Perumahan Manggis Square, Kelurahan Gunung Sekar, mengalami kerusakan pada bagian atap, di Kecamatan Camplong, Desa Taddan, tepatnya di Dusun Taddan Tengah, terdapat 10 rumah warga yang mengalami rusak ringan. Sementara di Dusun Bates, satu rumah milik warga bernama Tipah dilaporkan mengalami rusak berat, dan satu rumah lainnya rusak ringan.

“Selain itu, fasilitas umum berupa Madrasah Diniyah (MD) Darul Muttaqin, di Desa Dharma Camplong, Kabupaten Sampang, juga tak luput dari terjangan angin. Selain itu, sebuah pagar rumah milik warga di Dusun Karang Loh juga dilaporkan roboh.

Berita Terkait :  Akhmad Fathan dan Nasywa Azmii jadi Duta Lalu Lintas 2025 di Situbondo

Menyikapi kejadian ini, BPBD Sampang bersama Tagana, perangkat desa, dan masyarakat setempat langsung bergerak memberikan bantuan darurat serta melakukan pendataan kerugian materiil.

Hingga Minggu sore pukul 16.15 WIB, situasi di Kabupaten Sampang dilaporkan telah kondusif. Cuaca terpantau berawan dan beberapa warga mulai bergotong-royong memperbaiki atap rumah yang rusak secara mandiri.

Atas kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sampang telah melakukan asesmen serta memberikan bantuan kedaruratan kepada warga terdampak. Dalam kegiatan tanggap darurat, BPBD bekerja sama dengan RT setempat, masyarakat, perangkat desa, serta relawan Dinas Sosial Tagana.

“Beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan sebagian sudah diperbaiki. Selain itu, kami juga menyalurkan bantuan logistik kedaruratan,” pungkasnya. [lis.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru