25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Disnakertrans Jatim Dorong Produktivitas Dunia Usaha Lewat Kompetisi 5R/5S 2025


Pemprov, Bhirawa
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar ajang Kompetisi 5R/5S Antar Perusahaan Tahun 2025.

Kompetisi ini sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang berhasil menerapkan budaya kerja produktif dan efisien melalui konsep tata graha Jepang Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke – atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin.

Acara puncak penyerahan penghargaan digelar Rabu (5/11) di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Jalan Raya Darmo, Surabaya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto, Sekretaris Disnakertrans Jatim, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Kepala BPVP Sidoarjo serta pejabat dinas tenaga kerja kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto menegaskan bahwa peningkatan produktivitas merupakan kunci utama memperkuat daya saing perusahaan di era perubahan yang cepat saat ini.

“Implementasi 5R/5S bukan sekadar pengaturan lingkungan kerja yang kasat mata, tetapi proses membangun budaya kerja unggul secara bertahap dan berkelanjutan. Ini melibatkan seluruh karyawan dan berdampak langsung pada daya saing perusahaan bahkan negara,” ujar Sigit.

Ia menambahkan, penerapan tata graha yang baik mampu mengurangi pemborosan waktu, energi, dan material, sekaligus meningkatkan mutu dan keselamatan kerja. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata juga menumbuhkan semangat dan kebanggaan karyawan dalam bekerja.

Sigit juga memberikan apresiasi kepada seluruh perusahaan peserta, khususnya kepada dua perusahaan yang dinobatkan sebagai Juara Umum Kompetisi 5R/5S Tahun 2025, masing-masing dari kategori perusahaan besar dan perusahaan menengah/kecil, yaitu PT Amerta Indah Otsuka yang merupakan perusahaan besar dan PT Dipo Internasional Pahala Otomotif Madiun sebagai perusahaan menengah/kecil

Berita Terkait :  Akhir Perjalanan Sang Sutradara, Reza Wullur

Selain itu, Disnakertrans Jatim turut memberikan penghargaan kepada dua Kepala Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota yang dinilai aktif membina dan mendorong perusahaan di wilayahnya untuk meningkatkan produktivitas.

“Prestasi ini bukan sekadar soal trofi atau medali, melainkan bukti keberhasilan menanamkan disiplin, keteraturan, dan perbaikan berkelanjutan dalam budaya kerja,” tegasnya.

Sigit menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen Disnakertrans Jatim untuk terus membina perusahaan-perusahaan di Jawa Timur agar memiliki tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing global.

“Kami akan terus mendorong agar budaya produktif ini menjadi karakter perusahaan Jawa Timur. Dengan begitu, daya saing industri kita akan semakin kuat di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Sementara, kegiatan dua tahunan ini memiliki nilai historis panjang, sejak diterbitkannya Instruksi Gubernur Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2002 tentang Gerakan Produktivitas Jawa Timur, serta Deklarasi Produktivitas pada 24 Desember 2003. Setiap tahun, kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Mutu dan Produktivitas Jawa Timur setiap November.

Pelaksana Tugas Kabid Pelatihan dan Produktivitas Kerja Disnakertrans Jatim, Alexio, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memasyarakatkan budaya peningkatan produktivitas dan daya saing melalui implementasi 5R/5S, sekaligus mendukung arah kebijakan pembangunan industri Jawa Timur.

“Kami ingin memotivasi dunia usaha agar menjadikan budaya 5R/5S sebagai pondasi peningkatan produktivitas berkelanjutan. Dengan begitu, perusahaan tidak hanya efisien, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Alexio.

Berita Terkait :  Pemerintahan Presiden Prabowo Diminta Serius Dukung Operasional Bandara Dhoho Kota Kediri

Kompetisi tahun ini diikuti 53 perusahaan dari berbagai sektor di Jawa Timur. Setelah melalui seleksi administrasi, sebanyak 50 perusahaan dinyatakan lolos dan mengikuti tahap penilaian lapangan (genba) yang berlangsung pada 7-17 Juli 2025.

Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari praktisi produktivitas, akademisi, dan instruktur Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Jatim.

Perusahaan peserta dibagi menjadi dua kelompok yaitu perusahaan besar dan perusahaan menengah/kecil, dengan lima kategori area yang dikompetisikan: kantor, produksi, gudang/warehouse, bengkel/workshop, dan lingkungan.

Dari hasil rapat pleno dewan juri pada 22 Juli 2025, ditetapkan peraih penghargaan di masing-masing kategori seperti Kategori Area Kantor: 4 medali emas, 9 perak, 10 perunggu. Kategori Area Produksi: 4 emas, 11 perak, 12 perunggu. Kategori Area Gudang/Warehouse: 5 emas, 3 perak, 8 perunggu. Kategori Area Bengkel/Workshop: 2 emas, 4 perak, 9 perunggu. Kategori Area Lingkungan: 2 emas, 3 perak, 5 perunggu. [rac.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru