Wasbeka Abie Yuwono
Kepala Badan Narkotika Nasonal (BNN) Kabupaten Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono, meminta pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk lebih waspada dengan peredaran narkoba. Mereka diminta untuk melakukan deteksi dini agar semua pekerja dan relawannya tidak terpapar barang haram tersebut.
“Kami berharap pemilik dapur SPPG melakukan deteksi dini, diadakan sosialisasi bahaya narkoba. Harapan kami, pekerja atau relawan yang mau masuk juga bisa menunjukkan bebas narkoba,” ujarnya baru-baru ini.
Permintaan Abie ini sangat beralasan karena BNN Kabupaten Tulungagung sudah memproses rehabilitasi terhadap dua relawan SPPG yang mengonsumsi narkotika jenis sabu dan terjaring operasi Satresnarkoba Polres Tulungagung. Keduanya merupakan warga Tulungagung dan masih berusia belia sekitar 20 tahunan
“Alasan mereka kenapa memakai sabu, katanya agar kuat dalam bekerja. Alasannya untuk menunjang kerja mereka,” ungkap pria ramah ini.
Abie berharap semua pengelola SPPG maupun pemilik dapur turut melakukan langkah pencegahan sejak dini terhadap bahaya narkoba. Salah satunya melalui sosialisasi dan deteksi dini terhadap para pekerja maupun relawan.
Selanjutnya, ia memaparkan sampai saat ini baru ada satu yayasan di Kota Marmer pemilik SPPG yang menggandeng BNN Kabupaten Tulungagung untuk melakukan deteksi dini dan sosialisasi bahaya narkoba pada pekerja atau relawannya. Yayasan tersebut memiliki dua SPPG, yakni di Kalangbret dan Bago.
“Kami sudah melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan deteksi dini di kedua SPPG tersebut. Termasuk melakukan sampling tes urine,” paparnya.
Abie berharap SPPG lainnya dapat meniru SPPG yang telah bekerjasama dengan BNN Kabupaten Tulungagung. “Harapannya nanti tidak hanya sampling, tetapi tes urine secara menyeluruh. Semoga saja semakin banyak yayasan yang bisa memanfaatkan momentum ini,” tuturnya.
Sebelumnya, Abie mengatakan pula jika BNN Kabupaten Tulungagung terus membuka akses rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan. Saat ini tercatat sekitar 70 orang yang masuk dalam penanganan rehabilitasi. Sebagian dari mereka datang ke BNN Kabupaten Tulungagung secara sukarela untuk menjalani proses rehabilitasi. [wed.gat]

