28 C
Sidoarjo
Thursday, March 5, 2026
spot_img

Cek Ketersediaan Sembako, Situbondo Tak Alami Kelangkaan di Bulan Puasa

Situbondo, Bhirawa
Jajaran Polres Situbondo mengambil langkah proaktif guna menjamin ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) dan stabilitas harga selama bulan suci Ramadan. Lewat Satgas Saber Pelanggaran Pangan, Polri hadir di tengah masyarakat untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan yang bisa memicu kelangkaan sembako di pasaran, Kamis (5/3).

Wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie dengan memimpin inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional, mulai dari Pasar Mimbaan Baru, Pasar Ardirejo, hingga Pasar Panji.

Dalam sidak tersebut, Kapolres AKBP Bayu didampingi oleh Kasatreskrim AKP Agung Hartawan selaku Kasatgas, beserta Kanit Pidsus Ipda Diekka Octaria dan juga instansi lintas sektoral, yakni Bulog Cabang Bondowoso, BPS, Diskoperindag dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo.

Dari hasil blusukan dan dialog dengan para pedagang, didapatkan hasil seluruh stok kebutuhan pokok di pasar tradisional Situbondo dipastikan melimpah dan tidak ada tanda-tanda kelangkaan. “Alhamdulillah, dari hasil pengecekan hari ini bersama tim gabungan, kami pastikan stok bahan pokok untuk wilayah Situbondo dalam kondisi yang sangat aman. Masyarakat tidak perlu panik apalagi sampai memborong barang berlebihan (panic buying). Belanja lah seperlunya saja, kami pastikan dan jamin tidak ada kelangkaan barang di bulan puasa ini,” tegas AKBP Bayu.

Temuan di lapangan juga menunjukkan grafik harga yang cukup stabil. Bahkan, harga cabai rawit merah yang belakangan ini melambung, kini perlahan mulai turun dari Rp 100.000 menjadi Rp 95.000 per kilogram. Penurunan harga komoditas cabai ini terjadi seiring dengan membaiknya faktor cuaca. Meski panen petani lokal Situbondo sempat merosot akibat cuaca ekstrem, para pedagang pasar bergerak cepat mendatangkan pasokan dari kabupaten tetangga seperti Bondowoso dan Banyuwangi. Langkah ini terbukti efektif menjaga ketersediaan barang sehingga lonjakan harga bisa ditekan.

Berita Terkait :  Kejari Sampang Musnahkan Ribuan BB Termasuk Narkotika 1,4 Kg

Sementara itu, komoditas pangan lainnya terpantau normal dan terjangkau untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Beras medium berada di angka Rp 13.200/kg, gula pasir Rp 16.500/kg, dan Minyakita Rp 15.700/liter. Untuk kebutuhan lauk hewani, daging sapi stabil di harga Rp 130.000/kg, disusul daging ayam ras Rp 37.000/kg, dan telur ayam ras Rp 31.000/kg.

Sebelum meninggalkan pasar tradisional, AKBP Bayu juga menitipkan pesan penting bagi seluruh warga agar ikut berperan aktif mengawasi lingkungan sekitarnya. “Apabila masyarakat melihat atau mencurigai adanya praktik penimbunan sembako, maupun gangguan Kamtibmas lainnya, jangan ragu untuk melapor melalui Call Center 110. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam. Kami pastikan setiap laporan akan langsung direspons cepat oleh petugas di lapangan,” pungkas AKBP Bayu.[awi.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!