Jombang, Bhirawa
Bupati Jombang, Warsubi bersama Komandan Kodim (Dandim) 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo dan Wakil Bupati Jombang, M Salmanudin meninjau jalan yang dibangun dengan skema karya bhakti TNI dan Polri di tapal batas Jombang, tepatnya di Dusun Kedungdendeng, Desa Jiporapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Kamis (8/1).
Peninjauan ini juga diikuti oleh Wakapolres Jombang, Kompol Christian Bagus Yulianto dan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.
Dengan menggunakan motor trail, para pejabat berkonsentrasi penuh menyusuri jalan setapak yang ekstrem dengan tujuan menuju Dusun Kedungdendeng di Desa Jiporapah. Sebuah wilayah di tapal batas Kabupaten Jombang yang selama ini terisolasi akibat faktor geografis yang sulit ditembus.
Tiba di pemukiman, rombongan disambut hangat oleh warga. Tanpa sekat protokoler yang kaku, kunjungan dimulai dengan doa bersama di Jiporapah, memohon keselamatan dan keberkahan bagi pembangunan yang sedang berjalan.
Suasana semakin akrab saat Bupati Warsubi duduk bersila untuk sarapan pagi bersama warga. Percakapan mengalir santai namun penuh makna.
Warga menuturkan keluh kesah mereka. Mulai dari sulitnya mengangkut hasil bumi ke kota, hingga perjuangan saat ada warga yang sakit dan harus ditandu melalui jalan berlumpur menuju Puskesmas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoro Adi menegaskan bahwa, pembangunan di wilayah seperti Jiporapah memerlukan strategi khusus dan sinergi yang kuat.
”Membangun infrastruktur di tapal batas seperti ini tidak bisa dilakukan secara parsial. Medan yang menantang dan cuaca yang tidak menentu menuntut ketahanan fisik serta teknis yang tinggi,” kata Bayu Pancoroadi.
Bayu menegaskan, kolaborasi melalui skema karya bhakti ini menjadi solusi efektif untuk memastikan pembangunan tetap berjalan meski di tengah tantangan geografis yang ekstrem.
Pemkab Jombang menggandeng TNI dan Polri melalui program karya bhakti. Skema kolaborasi ini terbagi dalam dua fase strategiis. Tahap awal, pembangunan jalan sepanjang 1,2 kilometer yang kini tengah dikerjakan oleh Kodim 0814 Jombang dengan alokasi anggaran Rp2 miliar, desain beton. Tahap lanjutan, kerja sama dengan Polres Jombang yang akan menyambung pengerjaan tersebut dengan alokasi anggaran yang sama, yakni Rp 2miliar.
Total investasi senilai Rp4 miliar ini bukan sekadar angka di atas kertas. Ini adalah realisasi janji pemerintah untuk memutus rantai isolasi yang selama ini membelenggu warga Kedungdendeng.
Setelah sarapan, Bupati dan rombongan berjalan kaki meninjau langsung titik-titik pengerjaan jalan. Bagi warga setempat, jalan ini bukan sekadar urusan aspal dan semen, namun juga merupakan simbol harapan, agar anak-anak mereka bisa berangkat sekolah dengan pakaian yang tetap bersih, distribusi hasil tani menjadi lebih murah, dan layanan kesehatan tak lagi terasa jauh di ujung rimba. [rif.fen]

