25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

BPBD Jatim Latih Kesiapsiagaan Bencana Karyawan PG Rajawali I Surabaya

BPBD Jatim melakukan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di lingkungan PT Pabrik Gula (PG) Rajawali I Surabaya.

Perkuat Ketangguhan Bencana dari Dunia Usaha

BPBD Jatim, Bhirawa
BPBD Jatim merespon cuaca ekstrem yang masih mewarnai kondisi Jawa Timur hingga awal tahun 2026. Respon BPBD Jatim, yakni dengan terus melakukan upaya peningkatan kapasitas kebencanaan di lingkungan masyarakat.

Tak hanya memusatkan edukasi kebencanaan di Taman Edukasi Bencana, BPBD Jatim juga aktif “menjemput bola” dengan mendatangi langsung instansi dan komunitas. Berkolaborasi dengan relawan dan kelompok dunia usaha, BPBD Jatim melakukan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di lingkungan PT Pabrik Gula (PG) Rajawali I Surabaya pada Kamis-Jumat (8-9/1/2026), pekan lalu.

Sekitar 60 karyawan di lingkungan instansi ini menerima pelatihan kebencanaan, mulai dari pengenalan ragam jenis bencana dan upaya penanggulangannya, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) hingga pembentukan Tim Siaga Bencana. Para karyawan PG Rajawali juga diajak untuk melakukan simulasi penanganan bencana, seperti, evakuasi mandiri saat terjadi gempa bumi dan bencana kebakaran.

Apresiasi atas kegiatan ini disampaikan Kabid SDM dan Umum PT PG Rajawali I Surabaya, Iva Ayu Noor Astika. Ia menilai pelatihan tersebut sangat relevan dengan kondisi cuaca ekstrem yang tengah terjadi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Jawa Timur atas pembelajaran kebencanaan yang diberikan. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi karyawan kami, karena tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih kesiapan mental dan tindakan saat menghadapi situasi darurat,” ujar Iva.

Berita Terkait :  Ngaku Salah, Perekam Video  Viral Datangi Balai Desa dan Minta Maaf

Menurutnya, pengenalan dan pelatihan kebencanaan ini sangat bermanfaat bagi para karyawan, utamanya di saat cuaca ektrem seperti saat ini. Sebab, kesiapsiagaan bencana di lingkungan kerja adalah investasi jangka panjang.

“Keselamatan karyawan adalah prioritas. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap seluruh karyawan lebih waspada, sigap, dan mampu saling melindungi ketika risiko bencana datang,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi seperti ini, BPBD Jatim menegaskan komitmennya untuk membangun masyarakat Jawa Timur yang tangguh bencana, dimulai dari ruang-ruang strategis seperti dunia usaha. Sebab, menghadapi bencana bukan hanya soal reaksi saat kejadian, tetapi tentang kesiapan yang dibangun jauh sebelumnya. (bed.hel).

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru