25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Awali Tahun 2026, Gubernur Jatim Gelar Rapat Pleno di RSUD KH Kota Batu

Pemkot Batu, Bhirawa
Semangat dan kinerja ditunjukkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk mengawali tahun 2026. Jumat (2/1), Gubernur melaksanakan Rapat Pleno bersama jajarannya bertempat di Rupatama RSUD Karsa Husada, Kota Batu. Pasca Rapat Pleno dilanjutkan gubernur dengan meresmikan 35 sekolah di Malang Raya (MR) yang telah direhabilitasi dan atau direvitalisasi. Peresmian sekolah kali ini dipusatkan di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang.

Dalam gelar Rapat Pleno di RSUD Karsa Husada Batu, gubernur melibatkan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk Direktur RSUD Karsa Husada Batu, dr Muhammad Rizal MM MKes. Rapat ini menjadi agenda penting dalam mengawali kinerja Pemprov Jatim di tahun 2026.

Ditegaskan Khofifah bahwa Rapat Pleno ini merupakan momentum evaluasi program kerja sepanjang tahun sebelumnya, sekaligus menyusun langkah strategis untuk pelaksanaan kebijakan di tahun 2026. “Melalui Rapat Pleno ink kita meningkatkan sinergi lintas sektor agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” ujarnya usai memimpin rapat, Jumat (2/1).

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Dan hal ini selaras dengan komitmen Manajemen RSUD Karsa Husada (KH) Kota Batu.

Seperti ditegaskan direktur RSUD KH, dr Mohammad Rizal MM MKes yang menyatakan institusi yang dipimpinnya siap mendukung program-program pemerintah provinsi. Hal ini khususnya pada pelayanan yang berkaitan dengan peningkatan layanan kesehatan, sumber daya manusia, serta fasilitas penunjang kesehatan di Jawa Timur.

Berita Terkait :  Festival Lirboyo Ngangeni Dorong Pelestarian Seni Tradisi dan Pemberdayaan UMKM Kota Kediri

“Pelaksanaan rapat pleno di RSUD Karsa Husada menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kami berharap hasil rapat ini juga membawa kebijakan strategis yang berdampak positif bagi pengembangan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Rizal.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya merasa terhormat karena dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Rapat Pleno Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sektor kesehatan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Pasca melaksanakan Rapat Pleno Pemprov Jatim, Gubernur Jawa Timur tak menunggu waktu lama untuk menggeber agenda awal tahun. Di hari yang sama (2/1), Khofifah mengawali tahun 2026 dengan tancap gas dengan melakukan penguatan layanan pendidikan.

Berpusat di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang, Khofifah meresmikan sebanyak 35 sekolah SMA, SMK dan SLB baik negeri maupun swasta di Malang Raya yang telah direhabilitasi dan atau direvitalisasi. Dan khusus revitalisasi sekokah, program ini menyentuh aspek paling mendasar hingga penunjang pembelajaran, mulai dari ruang kelas, laboratorium, ruang pertemuan, hingga sanitasi sekolah. “Hari ini (2/1), kami meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 35 sekolah SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, yang seluruhnya berada di Malang Raya,” jelas Khofifah.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya membahas kurikulum dan tenaga pendidik. Tetapi juga penyediaan lingkungan belajar yang sehat dan layak. Karena hal ini juga menjadi faktor penting dalam membentuk kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.

Berita Terkait :  Orientasi 2.441 CPNS Kementerian PU 2024: Siapkan Talenta Infrastruktur Indonesia Emas 2045

Dan salah satu yang selama ini sering terabaikan adalah penyediaan toilet sekolah. Padahal sanitasi sangat menentukan kenyamanan dan kesehatan warga sekolah. “Sekarang semuanya kami perhatikan. Dengan fasilitas yang semakin baik, kami berharap kualitas layanan pendidikan juga meningkat secara menyeluruh,” harap gubernur.

Dan komitmen ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim dalam memastikan terpenuhinya standar layanan pendidikan, mulai dari ruang belajar, sarana praktik, hingga kebersihan lingkungan sekolah. Dan peresmian sarana dan prasarana sekolah ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah ruangan hasil revitalisasi.

Disela kegiatan, Khofifah juga menyerahkan hadiah berupa tablet kepada guru dan siswa yang berulang tahun pada 2 Januari. Ia turut memberikan santunan kepada anak yatim piatu, serta menyerahkan bingkisan penghargaan kepada pegawai SMKN 2 Singosari yang telah lama mengabdi.

Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai bahwa program rehabilitasi dan revitalisasi yang telah dilaksanakan ini menggunakan anggaran tahun 2025 yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur dan APBN. Dan program ini tidak hanya menyasar sekolah di Malang Raya, tetapi secara keseluruhan juga telah dilaksanakan merata di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. “Lebih dari 300 satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta telah mendapatkan program ini dengan total anggaran lebih dari Rp450 miliar,” jelas Aries AP.[nas.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru