30 C
Sidoarjo
Wednesday, April 2, 2025
spot_img

Atasi Stunting, Pemkab Situbondo Ajak Desa Tingkatkan Status Kampung KB Jadi Berkelanjutan

Situbondo, Bhirawa
Pemkab Situbondo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Situbondo terus berupaya menurunkan angka stunting di Kota Santri Pancasila pada tahun 2025 ini.

Caranya, melalui realisasi program Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Kampung Berkualitas tahun 2025. Program ini melibatkan lintas sektoral seperti Dinas Kesehatan, RSUD, Puskesmas serta PKK berikut sejumlah organisasi kemasyarakatan perempuan.

Menurut Kepala DP3APPKB Kabupaten Situbondo, Moh. Imam Darmaji melalui Kabid Pengendalian Penduduk (Dalduk) Danik, saat ini semua desa sudah terbentuk 136 Kampung KB. “Namun dari 136 Kampung KB masih masuk klasifikasi Kampung KB Dasar. Untuk itu saya minta segera menaikkan status tersebut,” pinta Danik.

Masih kata Danik, untuk status Kampung KB sendiri saat ini ada empat tingkatan. Pertama, Kampung KB Dasar. Klasifikasi desa ini tercatat ada 35 desa yang masuk Kampung KB Dasar. “Untuk itu saya minta untuk terus dipacu naik dari status Kampung KB Dasar menjadi Kampung KB Berkembang, yang tercatat dalam status kedua,” tandas Danik.

Wanita berhijab itu melanjutkan, untuk kampung KB ketiga bernam Mandiri dan KB Berkelanjutan. Itu karena di internal Kampung KB ada manajemen dan berbagai intervensi. “Nah salah satu bentuk intervensi itu seperti kegiatan saat ini (fasilitasi pengelolaan Dashat) tahun 2025,” ulas Danik.

Wanita yang sebelumnya berdinas di Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak itu menambahkan, program Dashat sudah bergulir sejak 2021, namun yang hanya mengupluad kampung KB baru 18 Desa. “Salah satu yang harus diupload di website Kampung KB adalah kegiatan Dashat itu,” papar Danik.

Berita Terkait :  PS Seni Rupa Murni FIB UB Gelar Pameran Seni Berformat Postcard

Tak hanya itu, Danik juga meminta penanggung jawab Kampung KB untuk memasukkan kader Dashat ke wilayah masing masing sehingga desa yang bersangkutan tidak kosong.”Ini nanti disambung dengan kegiatan praktek yang akan di isi dari ahli gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo,” pungkas Danik. (awi.ca)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru