27 C
Sidoarjo
Wednesday, April 8, 2026
spot_img

Antusiasme Tinggi, Kualitas Peserta LKS Dikmen Jatim 2026 Kian Merata


Kompetitif, 1.806 Siswa Bersaing di LKS Dikmen Tingkat Provinsi
Dindik Jatim, Bhirawa
Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Dasar dan Menengah (LKS Dikmen) tingkat Provinsi tahun 2026 dimulai sejak 6-10 April. Sebanyak 1.806 peserta bertanding di 52 bidang lomba kompetensi dipertandingkan dan 2 bidang lomba kompetensi masuk eksibisi. Antusiasme tinggi peserta terlihat hingga hari ketiga pelaksanaan (8/4). Semangat tersebut sejalan dengan peningkatan kualitas dan pemerataan kemampuan murid dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengungkapkan secara umum pelaksanaan LKS Dikmen berjalan baik. Seluruh cabang lomba kini telah berlangsung di berbagai lokasi, meliputi 21 SMK di Surabaya, satu SMK di Sidoarjo, dan satu SMK di Blitar.

“Hingga hari ini, sejak hari pertama saya keliling meninjau pelaksanaan LKS tingkat provinsi, Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tertib, termasuk para peserta yang sangat antusias. Semangat mereka menjadi barometer bahwa mereka sangat menantikan lomba ini dan berharap mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.

Menurut Aries, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kualitas peserta tahun ini meningkat signifikan. Ia menilai kemampuan siswa antar daerah kini semakin merata. “Saya melihat skill anak-anak hampir sudah merata di seluruh daerah. Dari pertandingan hari ini, kualitas dan mutu siswa semakin baik karena apa yang mereka kerjakan sudah sesuai dengan materi lomba masing-masing,” tambahnya.

Berita Terkait :  DPRD Terima Kunjungan Belajar dari SMPN 11 Kota Madiun

Ia menegaskan, peningkatan kualitas tersebut menjadi modal penting bagi Jawa Timur dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional. Terlebih, pelaksanaan LKS tingkat provinsi dilakukan lebih awal agar para pemenang dapat segera mengikuti training center (TC).

Aries juga menjelaskan, sejak tahun lalu ajang ini menggunakan nomenklatur LKS Dikmen karena tidak hanya diikuti siswa SMK, tetapi juga melibatkan siswa SMA sederajat pada beberapa bidang lomba tertentu.

“LKS ini sejak tahun kemarin namanya LKS Dikmen karena tidak hanya murid SMK, tetapi juga murid SMA sederajat. Di ajang ini ada beberapa keterampilan lomba yang pesertanya dari SMA, seperti lomba 3D Game Art,” jelasnya.

Ia mencontohkan, pada cabang 3D Game Art terdapat peserta dari SMA Negeri Taruna Angkasa Kota Madiun yang berhasil lolos hingga tingkat provinsi sebagai perwakilan dari Kota Madiun.

Lebih lanjut, Aries menyebut LKS Dikmen merupakan ajang prestisius karena menjadi pembuktian kemampuan keterampilan siswa secara nyata. Berbagai kompetensi dilombakan dengan melibatkan juri dari kalangan industri hingga peraih kompetisi tingkat dunia.

“Di LKS berbagai jenis kompetensi dilombakan. Peserta punya kesempatan untuk mengoptimalkan kompetensi keahlian. Juri yang didatangkan pun tidak main-main ada yang pernah menjuarai Word Skill, ada juga dari expert industri. Selama pertandingan mereka juga bertanding melawan waktu karena dalam waktu tertentu murid harus menyelesaikan modul yang diberikan dan menentukan dengan sempurna. Jadi kualitas murid-murid kita di LKS ini luar biasa,”jabar dia.

Berita Terkait :  Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG bagi Calon Guru Tahun 2025

Kadindik kelahiran Makassar ini juga menyebut LKS menjadi jalur menuju kompetisi internasional. Bagi para pemenang LKS tingkat nasional, mereka memiliki kesempatan untuk mewakili Indonesia di ajang internasional, seperti WorldSkills ASEAN hingga WorldSkills Competition tingkat dunia.

“Menjadi juara LKS ini memberikan reputasi tinggi dan diakui secara luas oleh DUDI, sehingga mempermudah peluang kerja. Apalagi selekso dilakukan berjenjang mulai dari tingkat kota/kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional, sehingga memastikan kualitas peserta yang berlomba adalah yang terbaik,”terangnya.

Disamping itu, tambah Aries sertifikat LKS bisa digunakan sebagai portofolio tidak hanya untuk masuk Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Melainkan juga untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Golden Ticket. “Tahun ini beberapa murid SMK lolos di jalur Golden Ticket dengan menggunakan sertifikat LKS,”ucap Aries.

LKS Dikmen Jatim 2026 sendiri mempertandingkan 52 bidang lomba dari berbagai sektor, mulai Plastic Die Engineering, CNC Milling, CNC Turning, Prototype Modelling, Automobile Technology, Agronomy, Autobody Repair, Digital Construction, Car Painting, Cooking, Graphic Design Technology, Information Network, Cabling Textile, Tourism Industry, 3D Game Art, Accounting, Beauty Therapy, Bricklaying, Cabinet Making, Chemistry.

Kemudian, Cloud Computing, Cyber Security, Electronics, Fashion Technology, Fishery, Hairdressing, Health and Social Care, Heavy Vehicle Technology, Hotel Reception, Industrial Control, IT Network System AdministrationSMKN 1 Surabaya, IT Software Solutions for Business Landscape and Gardening, Mechanical Engineering CAD, Mechatronics, Metrology, Nautica, Patisserie and Confectionery, Pharmacy.

Berita Terkait :  Kerja Sama UPN Veteran Jatim dan SMK Darul Huda, Sosialisasikan Digital Management System untuk Tingkatkan Pembelajaran

Selanjutnya, Plumbing and Heating, Post Harvest Technology, Refrigeration and Air Conditioning, Restaurant Service, Robot Manufacturing System, Wall and Floor Tilling, Web Technologies, Welding, Artificial Intelligence, Billingual Secretary, Digital Marketing, Electrical Installation, Livestock, Autonomous Mobile Robotics, Motorcycle Maintenance and Repair.

Terakhir dua bidang lomba kompetensi mengikuti Eksibisi yakni Welding Robot, dan Collaborative Robot System Integration. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!