Kediri, Bhirawa – Ribuan santri dan masyarakat memadati Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Kamis (8/10/2026) malam, untuk bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Dalam Lirboyo Bersholawat yang menjadi rangkaian Festival Santri Nusantara itu, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha mengajak jamaah memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Qowimuddin berharap lantunan sholawat tersebut membawa keberkahan bagi masyarakat, Kota Kediri, Jawa Timur, hingga Indonesia. Ia juga berharap umat Islam mendapat syafaat Rasulullah kelak di hari kiamat.
“Semoga Allah mencatat kita sebagai umat yang benar-benar mencintai Nabi Muhammad SAW dan kelak di Yaumul Qiyamah diakui sebagai umat beliau,” ujarnya.
Menurut Qowimuddin, kecintaan kepada Rasulullah melalui sholawat juga sejalan dengan cita-cita Pemerintah Kota Kediri mewujudkan kota yang Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni (MAPAN).
Semangat tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Kediri menjadi lebih baik.

Dalam kesempatan itu, Qowimuddin mengutip pesan dakwah Gus Mik tentang “sholawat anti selip”. Pesan tersebut mengingatkan pentingnya memperbanyak sholawat sebagai ikhtiar memohon kemudahan dan keberkahan dari Allah SWT.
“Semoga dengan sholawat yang kita kumandangkan malam ini, kehidupan kita semua, seluruh santri, warga Kota Kediri, khususnya masyarakat yang hadir, senantiasa dipermudah dan diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Lirboyo Bersholawat turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH Kafabihi Mahrus, KH Zamzami Mahrus, KH An’im Falahuddin Mahrus, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, serta Kasdim 0809 Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo. [van.nov.kt]






