32 C
Sidoarjo
Wednesday, October 7, 2026
spot_img

Pendekatan Humanis DPU SDA Jatim, Penertiban Sempadan Saluran Jeblokan II Dilaksanakan 21 Oktober

Surabaya, Bhirawa – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Provinsi Jawa Timur memilih jalan musyawarah sebelum eksekusi. Di Sempadan Saluran Jeblokan II, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, lima pengguna lahan di kawasan Kaliwaron diajak berdialog berulang kali hingga tercapai kesepakatan batas waktu 20 Oktober 2026.

“Sesuai kesepakatan dengan pemilik, Pak Aris Zulkarnain, kita sudah beberapa kali berkoordinasi, bertemu, bahwa beliau minta sampai tanggal 20 Oktober 2026, sehingga insyaallah pelaksanaan penertipannya nanti tanggal 21 Oktober 2026,” ujar Ari Pudji Astono, Koordinator Humas DPU SDA Jatim saat dikonfirmasi Bhirawa, Rabu (7/10/2026) pagi.

Pendekatan ini bukan sekadar formalitas. Ia menjadi jembatan agar warga memahami urgensi penertiban: mengembalikan fungsi saluran, mencegah banjir, dan melindungi aset daerah.

Sebelum surat permohonan bantuan penertiban (bantib) dikirim ke Satpol PP Surabaya, tim DPU SDA Jatim turun langsung. Selain memetakan bangunan yang berdiri di atas sempadan saluran, mereka juga menilai kondisi sedimentasi yang menyumbat aliran.

“Waktu teman-teman saya turunkan, selain memantau bangunan liar, juga kondisi sedimen yang ada. Insya Allah cukup lah kalau 1–2 dump truck nanti untuk mengangkut sedimen-sedimennya itu,” jelasnya.

Surat bantib pun diajukan. “Surat permohonan bantuan penertipannya ke Satpol PP Surabaya sudah kami sampaikan, sehingga istilahnya kita tinggal menunggu waktu,” tambahnya.

Dengan begitu, aksi 21 Oktober bukan keputusan sepihak, melainkan kelanjutan dari proses dialog yang memberi ruang bagi warga untuk bersiap.

Berita Terkait :  Presiden pun Memilih Berkunjung ke Gunungan Sampah

Penertiban direncanakan melibatkan tim penuh dari Pemkot Surabaya. Selain Satpol PP, hadir pula unsur Dishub, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya (DSDABM), dan DLH. Kehadiran DLH, misalnya, terkait dengan pohon besar yang berpotensi mengganggu proses pembongkaran dengan alat berat.

“Yang jelas dari Pemkot Surabaya nanti akan turun full team dari beberapa unsur OPD, Satpol BP, disk hub, SDABM, DLH. Karena di situ juga ada pohon yang besar, ada mengganggu mungkin nanti untuk pelaksanaan penertibannya, pempongkarannya dengan memakai alat berat tersebut,” papar Ari.

Rencana penggunaan alat berat pun dipertimbangkan secara teknis. “Melihat kondisi bangunan, kita memerlukan alat berat juga untuk normalisasi saluran yang ada di situ, sedikit normalisasi,” ujarnya.

Tujuannya jelas, memaksimalkan pengembalian kapasitas saluran, sekaligus meminimalkan risiko gangguan bagi warga sekitar selama operasi berlangsung.

Mengapa Pendekatan Persuasif Penting di Kawasan Padat

Di kawasan padat seperti Pacar Kembang, tindakan represif tanpa dialog berpotensi memicu resistensi dan menyisakan masalah sosial. Pendekatan persuasif DPU SDA Jatim justru membuka ruang kepatuhan sukarela, warga diberi waktu, diberi penjelasan, dan dilibatkan dalam proses.

“Yang jelas harapan kami terlaksana dengan lancar semuanya sehingga berdaya guna bagi masyarakat Surabaya,” tutup narasumber.

Kalimat itu merangkum inti pendekatan humanis: menertibkan bukan untuk menghukum, melainkan untuk memulihkan fungsi publik yang selama ini terganggu, dalam hal ini, saluran air yang vital bagi pencegahan banjir.

Berita Terkait :  Bupati Madiun Adakan Pembinaan Pengurus YGA Organisasi Sosial

Aksi yang dijadwalkan pada 21 Oktober 2026 di Sempadan Saluran Jeblokan II adalah satu mata rantai dari rangkaian normalisasi saluran di Surabaya yang terus berjalan.

Dengan pola koordinasi yang matang dan pendekatan yang menempatkan warga sebagai mitra, DPU SDA Jatim berharap operasi ini tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga bersih secara sosial, minim gesekan dan bermanfaat. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!