34 C
Sidoarjo
Tuesday, October 6, 2026
spot_img

Bupati Malang Mendorong Pengembangan Program Pengelolaan Sampah Bersama AEPW

Kab Malang, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus mendorong pengembangan program pengelolaan sampah bersama Alliance to End Plastic Waste (AEPW) agar dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Program tersebut tidak berhenti sebagai proyek percontohan, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi sistem pengelolaan sampah yang berjalan secara berkelanjutan.

Bupati Malang HM Sanusi, Selasa (6/10/2026), kepada wartawan mengatakan, dalam program pengelolaan sampah bersama AEPW tersebut, dirinya mendorong adanya sistem pengembangan program yang jelas, termasuk penguatan kemitraan dan dukungan lintas sektor. Dengan demikian, program yang telah berjalan dapat terus memberikan manfaat sekaligus menjadi model yang dapat diterapkan secara lebih luas.

“Kami berharap program ini tidak terlalu lama dalam prosesnya. Sehingga penyelesaian persoalan sampah harus terus didorong agar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, perkembangan implementasi program saat ini cukup baik. Program telah menjangkau sebanyak 6.000 Rukun Tetangga (RT) yang tersebar di 12 desa, dan masyarakat mulai mendapatkan edukasi dan terlibat langsung dalam kegiatan pemilahan sampah dari sumbernya. Keterlibatan masyarakat tersebut menjadi salah satu fondasi penting agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara konsisten. Edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan untuk membangun kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga.

“Kami juga berharap dengan program yang saat ini menjadi pilot project dapat terus berjalan hingga akhir 2027-2028, sekaligus berkembang menjadi model pengelolaan sampah yang lebih luas di Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.

Berita Terkait :  Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Gerakan Pangan Murah di Desa Klatakan Situbondo

Program pengolahan sampah itu, , kata dia, merupakan pilot project, dan jika bisa berjalan dengan baik, tentu akan menjadi contoh dan menarik minat berbagai pihak untuk ikut mengembangkan program serupa di Kabupaten Malang. Bahkan, keberhasilan tahap awal program tersebut telah mendapat perhatian dari sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum. Kabupaten Malang juga dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Dirinya menekankan pentingnya memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk ketersediaan lahan yang diperlukan untuk mendukung proses transportasi dan pengelolaan sampah,” tutur Sanusi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar menambahkan, dalam program pengelolaan sampah tersebut, tentunya mendapat dukungan penuh dari Pemkab Malang terhadap implementasi program itu. Dukungan pemerintah daerah diperlukan agar program dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dengan harapan program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Dirinya juga berharap keberhasilan program pengelolaan sampah bersama AEPW dapat menjadi pemantik bagi daerah lain untuk turut bergabung dan mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai mitra strategis, Pemkab Malang Malang optimistis persoalan sampah dapat ditangani secara lebih sistematis, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tandasnya. [cyn.kt]

Berita Terkait :  Koramil 0823-14/Jatibanteng Kawal Penyaluran Bantuan Pangan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!