Pemkot Mojokerto, Bhirawa
Sedikitnya ada 50 lembaga yang tersebar di 18 Kelurahan di Kota Mojokerto, kini patutlah bersenang hati. Pasalnya Pemkot Mojokerto kini kembali menyalurkan dana hibah untuk proses kelangsungan progran kerjanya. Secara simbolis penyerahan telah dilakukan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, didampingi Wawali Cak Sandi dan Sekdakot Gaguk Tri Prastyo di Pendopo Sabha Kridatama Mojokerto rabu 8/4/26
Wali Kota dalam arahannya bahwa bantuan ini merupakan Komitmen Pemkot memperkuat peran masyarakat aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan pelayanan sosial di kota Mojokerto.jelasnya
Lenih kanjut Wali kota menambahkan bahwa hibah bukan sekadar bantuan dana, melainkan instrumen untuk memperkuat kapasitas lembaga di tengah masyarakat. “Dana hibah ini menjadi sarana untuk mempercepat capaian program pemerintah, sekaligus memperkuat kelembagaan,” tuturnya.
Lembaga penerima hibah tahun ini meliputi rumah ibadah, lembaga pendidikan keagamaan, hingga lembaga layanan masyarakat, yang selama ini berperan langsung dalam kehidupan sosial warga. Hibah juga diarahkan untuk mendukung visi pembangunan Kota Mojokerto, khususnya dalam penguatan ketahanan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ning Ita sapaan akrab wali kota, keberhasilan program pemerintah tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi dengan masyarakat. “Program pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa kolaborasi. Melalui hibah ini, kami ingin memastikan lembaga-lembaga di masyarakat ikut terlibat aktif,” tambahnya.
Selain penyaluran, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi regulasi agar pengelolaan dana hibah dilakukan secara transparan dan akuntabel. Dengan dukungan tersebut, Pemkot Mojokerto berharap berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pelayanan masyarakat dapat semakin berkembang dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.[min,oky.ca]


