29 C
Sidoarjo
Wednesday, April 8, 2026
spot_img

Jamin Tepat Sasaran, Bupati Gatut Sunu Salurkan Bantuan Pangan di Wilayah Tulungagung Selatan

Bupati gatut Sunu saat memberikan bantuan pangan pada warga yang tercatat sebagai PBP di Balai Desa Keboireng, Rabu (8/4).

Pemkab Tulungagung, Bhirawa.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyalurkan bantuan pangan untuk empat desa di wilayah Tulungagung selatan, Rabu (8/4). Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng diberikan secara langsung pada 1.067 penerima bantuan pangan (PBP) di Balai Desa Keboireng Kecamatan Besuki.

Keempat desa yang warganya menerima bantuan pangan cadangan pangan pemerintah itu, yakni Desa Keboireng, Desa Tulungrejo, Desa Wateskroyo dan Desa Sedayugunung.

Bupati Gatut Sunu mengungkapkan penerima bantuan menerima dua bulan bantuan pangan untuk bulan Februari dan Maret 2026.

“Jadi setiap penerima bantuan menerima masing-masing 20 kilogram beras medium dan 4 liter minyak goreng,” ujarnya.

Ia memastikan bantuan pangan tersebut tepat sasaran dan harus diterima langsung oleh warga miskin.

“Insya Allah ini tidak salah, tepat sasaran. Dan akan dipertanggungjawabkan oleh Dinas Sosial,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Gatut Sunu menyebut pelaksanaan penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan telah dilaksanakan pada tahun 2023, 2024 dan 2025.

Di tahun 2026 pemerintah telah menetapkan paket stimulus kebijakan di bidang ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, bantuan pangan merupakan bagian dari paket stimulus kebijakan ekonomi yang diperuntukkan untuk masyarakat miskin.

“Bantuan pangan juga sebagai upaya bersama dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global dan kenaikan harga pangan pokok,” paparnya.

Berita Terkait :  Bupati Bondowoso Apresiasi Baznas Berbagi pada 1.000 Anak Yatim 500 Dhuafa

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, secara keseluruhan jumlah warga Tulungagung yang tercatat sebagai penerima bantuan pangan pada tahun 2026 sebanyak 149.572 PBP.

“Untuk PBP sebanyak itu kami menyalurkan sebanyak 2.991 ton beras dan 598.288 liter minyak goreng,” katanya.

Yonas membeberkan pula jika saat ini stok pangan di Tulungagung dalam keadaan surplus. Serapan gabah petani sudah tercapai 30 persen dari target satu tahun ini.

“Untuk Tulungagung saja sudah 20.000 ton gabah kering petani sudah diserap dan sebagian diolah menjadi beras dan dimasukkan gudang. Bahkan gudang induk kami sudah penuh dan ada gudang baru yang disewa,” paparnya.

Ia meminta masyarakat Tulungagung tidak khawatir dengan stok pangan.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Kelangkaan atau kerawanan pangan tidak terjadi,” pungkasnya. (wed.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!