Sidoarjo, Bhirawa
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang diumumkan pada Selasa (31/3) lalu membawa kabar membanggakan bagi SMAN 4 Sidoarjo. Sebanyak 80 siswa sekolah tersebut dinyatakan lolos SNBP dari total 189 siswa eligible. Naik 27 persen dibanding tahun sebelumnya.
Selain itu, capaian juga diraih melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP) yang diselenggarakan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan. Sebanyak 30 siswa SMAN 4 Sidoarjo berhasil lolos melalui jalur tersebut.
Kepala SMAN 4 Sidoarjo, Karyanto, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari siswa, guru, hingga dukungan orang tua. “Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, doa, serta dukungan orang tua dan para guru. Kami bangga atas capaian ini, semoga menjadi langkah awal menuju perjalanan akademik yang gemilang,” ujarnya, Minggu (5/4).
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama tim guru yang solid, mulai dari evaluasi hasil SNBP tahun sebelumnya, perencanaan dan implementasi program yang terstruktur, hingga pemetaan dan analisis peluang siswa dalam memilih perguruan tinggi.
Adapun sebaran siswa yang lolos SNBP meliputi berbagai perguruan tinggi negeri, di antaranya IPB (1 siswa), ITS (5), PENS (1), Politeknik Negeri Jember (1), PPNS (2), Universitas Brawijaya (6), UGM (3), UINSA (3), Universitas Negeri Malang (10), Universitas Airlangga (8), Universitas Jember (3), Universitas Negeri Surabaya (25), UPN Veteran Jawa Timur (10), UPN Veteran Yogyakarta (1), serta Universitas Trunojoyo Madura (1).
Sementara itu, 30 siswa yang lolos jalur PMDP tersebar di Politeknik Kesehatan Malang (5 siswa), Politeknik Kesehatan Surabaya (23), dan Politeknik Kesehatan Surakarta (2).
Kepada para siswa yang lolos, Karyanto berpesan agar terus belajar, berkarya, dan menjaga integritas. Ia menekankan pentingnya menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian.
Usai capaian tersebut, SMAN 4 Sidoarjo kini fokus mempersiapkan siswa menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Berbagai program penguatan disiapkan, mulai dari analisis soal, pengkatagorian soal, penyusunan soal, pemetaan kemampuan siswa dengan psikotes, diagnostik tes dan pleasment test. Juga penempatan guru untuk tutor yang sesuai, pelatihan soal, evaluasi hasil pelatihan (mengukur passing grade jurusan yang akan dipilih, bimbingan karier hingga diskusi dengan orang tua.
“Kami terus berikhtiar karena masih ada siswa yang berjuang di jalur SNBT. Pendampingan kami intensifkan agar semakin banyak siswa yang lolos di jalur ini,” pungkasnya. [ina.wwn]


