Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan arahan kepada finalis Duta Genre.
Gresik, Bhirawa
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan pembekalan kepada para finalis Duta Generasi Berencana (Genre) di Rumah Dinas Bupati Gresik. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Titik Ernawati, serta Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani.
Bupati Fandi menyoroti tiga hal yang perlu diperhatikan khususnya agar tidak berdampak buruk pada masa depan generasi muda.
“Pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) menjadi perhatian khusus. Jika tidak dicegah, hal ini bisa merusak masa depan mereka,” ujarnya.
Peran Duta Genre dinilai sangat strategis dalam menyosialisasikan edukasi kepada remaja agar terhindar dari perilaku berisiko. Bupati juga mendorong para finalis untuk terus mengembangkan diri dan mengisi masa muda dengan kegiatan positif.
“Fokus pada apa yang harus dikerjakan saat ini, yaitu belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri,” ungkapnya.
Forum Duta Genre dipercaya sebagai wadah bagi remaja untuk membentuk karakter yang sehat, tangguh, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, para finalis diharapkan mampu memahami peran serta tanggung jawabnya sebagai generasi unggul, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya remaja.
“Jadilah teladan dan inspirasi bagi remaja lainnya. Menjadi Duta Genre bukan sekadar gelar, tetapi tanggung jawab untuk menyampaikan pesan positif kepada masyarakat,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani. [kim.kt]


