31 C
Sidoarjo
Wednesday, April 1, 2026
spot_img

Komisi I DPR Dukung Pemerintah Ambil Langkah Tegas Jaga Martabat Bangsa

Jakarta, Bhirawa

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mendorong pemerintah untuk mengambil langkah tegas terkait gugurnya satu prajurit TNI dan tiga prajurit TNI lainnya menderita luka-luka akibat serangan Israel terhadap markas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

“Kami percaya negara akan mengambil langkah yang tepat dan terukur, mendorong proses investigasi yang transparan, serta memastikan bahwa kejadian ini ditindaklanjuti melalui mekanisme internasional yang berlaku. Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, sekaligus menjaga kehormatan dan martabatnya. Dalam situasi seperti ini, ketegasan harus berjalan seiring dengan kebijaksanaan,” kata Sukamta dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Wakil rakyat asal Yogyakarta ini juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit TNI yang diketahui bernama Praka Farizal Rhomadhon dalam serangan tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari misi perdamaian dunia. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengabdian TNI dalam misi perdamaian PBB ini adalah wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dan stabilitas global.

Menurut ia, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian bukan tanpa risiko.

Namun demikian, setiap bentuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip hukum internasional.

Berita Terkait :  Zulhas Pastikan Menu Kering MBG Tetap Memperhatikan Nilai Gizi

Terpisah, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan saat ini proses investigasi dari United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) soal serangan artileri yang menggugurkan satu prajurit TNI sedang berlangsung.

“Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” kata Aulia saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Investigasi itu dilakukan untuk mendapatkan informasi lengkap tentang siapa aktor penyerangan dan motif di balik serangan tersebut.

Peningkatan eskalasi konflik tersebut memicu terjadinya beberapa serangan, salah satunya mengarah ke wilayah tempat kontingen prajurit Indonesia, yakni di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon, Minggu (29/3).

Akibatnya, satu prajurit TNI dinyatakan gugur dan tiga prajurit lain mengalami luka ringan hingga berat.

“Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” jelas Aulia. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!