29 C
Sidoarjo
Friday, March 27, 2026
spot_img

Pengamat: Pergantian Kabais Bukti TNI Tidak Pandang Bulu Berikan Sanksi

Jakarta, Bhirawa

Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menilai pergantian kepala badan intelijen strategis (Kabais) membuktikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak pandang bulu terhadap anggota yang melanggar hukum.

Pergantian itu dilakukan lantaran adanya keterlibatan anggota Bais dalam aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

“TNI berusaha mengirim pesan bahwa institusi tidak mentolerir pelanggaran, bahkan jika itu melibatkan unit strategis sekalipun,” kata Selamat saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Menurut Selamat, kasus penyiraman air keras tersebut memiliki resonansi emosional yang kuat di masyarakat.

Gelombang reaksi dari masyarakat itu mendorong pemerintah, dalam hal ini, Presiden Prabowo Subianto untuk bereaksi dan meminta Mabes TNI mengusut tuntas kasus tersebut.

Arahan langsung dari presiden itu sudah pasti mendorong TNI untuk bekerja lebih serius dalam mengungkap kasus kekerasan tersebut.

Di sisi lain, muncul keraguan dari masyarakat akan keterbukaan proses penyelidikan yang dilakukan TNI, mengingat prosedur penindakan hukum di lingkungan militer memiliki mekanisme tertentu yang berbeda dengan peradilan umum.

Untuk itu, Selamat menilai TNI juga harus bekerja dengan transparan demi tegaknya keadilan di dalam proses hukum yang saat ini sedang berlangsung.

“Jika tidak ditangani secara cepat dan transparan, maka kasus ini justru berpotensi berkembang menjadi krisis kepercayaan terhadap TNI,” jelas Selamat.

Ia melanjutkan langkah pergantian Kabais itu juga dinilai sebagai langkah untuk mencegah narasi bahwa TNI terkesan melindungi anggotanya dari jeratan hukum.

Berita Terkait :  Hadiri Kampanye Akbar Khofifah-Emil, PKS Jatim: Komitmen Menangkan dan Ajak Masyarakat Coblos Nomor 2

“Langkah ini juga dapat dilihat sebagai upaya preemtif untuk mencegah politisasi. Dalam iklim demokrasi, setiap kasus yang melibatkan aparat bersenjata selalu berpotensi ditarik ke arena politik,” kata Selamat.

Ia pun mengharapkan pengusutan kasus tersebut tidak hanya berhenti di pergantian Kabais saja melainkan terus berlanjut hingga terbukti siapa dalang dibalik penyerangan Andrie Yunus. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!