27 C
Sidoarjo
Sunday, February 22, 2026
spot_img

Atasi Kekurangan Dokter Spesialis, Unusa, UC, dan UHT Luncurkan 9 PPDS


Surabaya, Bhirawa
Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya, dan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya luncurkan sembilan PPDS baru sebagai kontribusi nyata daerah mempercepat ketersediaan dokter spesialis serta memperluas akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di Kampus B Unusa, Surabaya.

Kegiatan pelucuran tersebut dihadiri Dirjen Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Khairul Munadi, ST., M.Eng, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, Ketua Yayasan, Rektor, dan Dekan dari tiga perguruan tinggi tersebut, serta dekan dari Fakultas Kedokteran Pembina, yakni Unair dan UNS serta beberapa Dekan FK yang ada di Surabaya, Sabtu (21/2).

Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh menjelaskan bahwa langkah strategis dan bersejarah memperkuat kapasitas layanan kesehatan nasional, kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Universitas Ciputra Surabaya, dan Universitas Hang Tuah Surabaya menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran sentral dalam menjawab kebutuhan strategis bangsa.

“Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter spesialis pada berbagai bidang penting, mulai dari kesehatan ibu dan anak, bedah, penyakit jantung, hingga perawatan intensif, melalui pembukaan sembilan program PPDS, kami berkomitmen mempercepat pemenuhan tenaga dokter spesialis yang kompeten, beretika, dan siap mengabdi di seluruh wilayah Indonesia,” jelasnya.

Lanjut Prof. Nuh mengukapkan kolaborasi tidak sekadar penambahan program pendidikan, tapi gerakan bersama untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, program dirancang untuk menghasilkan dokter spesialis yang unggul secara klinis, adaptif terhadap perkembangan teknologi medis, serta memiliki kepedulian sosial terhadap kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait :  SWCF 2024 Upaya Kenalkan Seni dan Budaya Surabaya ke Dunia Internasional

“Berharap kolaborasi menjadi model sinergi antar institusi pendidikan kedokteran di Indonesia, sehingga akses layanan kesehatan berkualitas semakin merata dan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” ucapnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Khairul Munadi, ST., M.Eng, mengukapkan Fakultas Kedokteran Unusa dengan dua PPDS, Fakultas Kedokteran UC Surabaya dengan dua PPDS, dan Fakultas Kedokteran UHT Surabaya dengan lima PPDS.

“Pemerintah menargetkan pembukaan sekitar 148 prodi PPDS baru di 57 fakultas kedokteran, dalam realisasinya mencapai sekitar 156-160 prodi baru dengan komposisi sekitar 126 sampai 128 prodi dokter spesialis dan 30 sampai 32 prodi subspesialis, sehingga total prodi PPDS nasional meningkat dari 366 prodi menjadi sekitar 526 prodi,” pungkasnya.

Prof. Munadi menambahkan kapasitas penerimaan sekitar 8.600 lebih residen baru per tahun, merupakan langkah strategi untuk mengatasi kekurangan puluhan ribu dokter spesialis, mengurangi ketimpangan distribusi layanan kesehatan, dan memastikan masyarakat di berbagai daerah memperoleh pelayanan medis yang cepat, tepat, dan berkualitas. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru