Kediri, Bhirawa
Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Kota Kediri, Senin (16/2) malam, berlangsung khidmat dan meriah. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati hadir dalam perayaan tersebut dan menekankan pentingnya menjaga persatuan serta toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Vinanda menyampaikan ucapan selamat kepada warga Tionghoa yang merayakan Imlek. Ia berharap tahun baru ini membawa keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Kota Kediri.
Menurutnya, perayaan Imlek tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun, tetapi juga sebagai momentum refleksi untuk memperkuat kebersamaan dan kontribusi dalam pembangunan daerah. Tradisi silaturahmi, berbagi, dan makan bersama dinilai sejalan dengan nilai-nilai persatuan dan gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia.
“Kota Kediri dibangun di atas keberagaman suku, budaya, dan agama. Perbedaan ini harus dirawat sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan,” ujarnya.
Vinanda menambahkan, Kota Kediri saat ini menempati peringkat ketujuh sebagai kota paling toleran di Indonesia. Ia optimistis peringkat tersebut dapat ditingkatkan melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan.
Dalam rangkaian acara tersebut, Wali Kota Kediri bersama rombongan juga menyaksikan pertunjukan barongsai. Pertunjukan itu menarik perhatian masyarakat yang memadati area klenteng dan turut menyemarakkan suasana perayaan Imlek. [van.wwn]

