28 C
Sidoarjo
Friday, February 13, 2026
spot_img

Tekan Harga Sembako Jelang Puasa, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Pangan Murah

Foto saat pelaksanaan gerakan Pangan murah di depan keraton Sumenep

Sumenep, Bhirawa
Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Gerakan Pangan Murah di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. Pasalnya, menjelang Ramadan, biasanya harga sembako mulai naik.

Gerakan Pangan Murah yang digelar di depan Keraton Sumenep itu mendapat sambutan antusias dari warga. Masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Gerakan Pangan murah kai ini dilakukan oleh Dinas Ketahanan pangan dan pertanian serta Bulog Madura.

Dalam kegiatan itu, berbagai komoditas dijual dengan selisih rata-rata sekitar Rp2.000 lebih murah dari harga pasar yang saat ini cenderung mengalami kenaikan. Komoditas yang disediakan antara lain beras, minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Harga telur ayam ras di pasaran berkisar Rp30.000 per kilogram, sedangkan dalam Gerakan Pangan Murah dijual seharga Rp28.000 per kilogram.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan program tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan. “Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan agar masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan,” kata Dadang, Jumat (13/02).

Berita Terkait :  Gubernur Jatim Berharap SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur Bisa Tingkatkan SDM

Menurutnya, kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di kawasan kota, tetapi juga digelar di sejumlah lokasi lain, seperti pasar kecamatan. Pemkab memastikan distribusi dilakukan secara merata agar manfaat program stabilisasi harga dapat dirasakan masyarakat secara luas. “Beberapa hari lalu, kami juga menggelar si pasar kecamatan dan ini akan terus berlanjut,” ucapnya.

Dadang menegaskan, pemerintah daerah menjamin ketersediaan stok bahan pokok menjelang Ramadan dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan pangan. “Masyarakat tidak perlu panik, beli saja sesuai kebutuhan agar harga tidak melonjak. Kami bisa memastikan, ketersediaan bahan pokok akan tercukupi,” tegasnya.

Ia menambahkan, meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan berpotensi memicu kenaikan harga. Namun, hingga saat ini kondisi harga dinilai relatif stabil dan masih dalam batas terkendali. “Tapi, u tuk saat ini harga relatif stabil, meski ada kebaikan harga hanya sebagian saja,” tegasnya. (sul.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru