24.5 C
Sidoarjo
Thursday, February 12, 2026
spot_img

Musim Hujan dan Arus Mudik, KAI Daop 7 Perketat Pengawasan Jalur

Kota Kediri, Bhirawa
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperketat pengawasan jalur kereta api menjelang masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan akibat musim penghujan sekaligus lonjakan arus mudik.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan, pihaknya telah melakukan mitigasi di sejumlah titik yang memerlukan pantauan khusus, terutama di lintas Stasiun Walikukun hingga Blitar serta Jombang.

“Untuk persiapan angkutan Lebaran ini, kami mempersiapkan sebaik mungkin, terutama yang berkaitan dengan keselamatan perjalanan kereta api. Kami melakukan mitigasi di beberapa daerah yang memerlukan pantauan khusus, mulai dari Stasiun Walikukun sampai Blitar dan juga Jombang,” ujar Tohari di Stasiun Kediri, Kamis (12/2).

Menurutnya, dalam kondisi musim hujan, Daop 7 Madiun juga menyiagakan petugas tambahan di titik-titik rawan tersebut. Penambahan personel dilakukan pada jam-jam tertentu agar pemeriksaan jalur dapat berlangsung optimal tanpa adanya waktu kosong.

“Di musim hujan ini, kami siapkan petugas ekstra, seperti penjaga perlintasan dan pemeriksa jalur. Petugas akan kami tambahkan di jam-jam tertentu sehingga tidak ada waktu kosong pada saat pemeriksaan,” jelasnya.

Masa angkutan Lebaran 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026 atau dari H-10 sampai H+10 Lebaran. Hingga Kamis (12/2), minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api terbilang tinggi.

Berita Terkait :  Kaji Potensi Unggulan Panarukan, DPUPP Situbondo Gelar Konsultasi Publik RDTR

“Sampai hari ini, sudah terjual sekitar 47 ribu tiket untuk keberangkatan dari wilayah Daop 7. Sedangkan untuk penumpang yang melakukan reservasi kedatangan ke wilayah Daop 7, jumlahnya sekitar 62 ribu tiket,” kata Tohari.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI Daop 7 Madiun juga menyiapkan kereta api tambahan, yakni KA Berantas untuk keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun serta KA Gajayana yang melintas di wilayah Daop 7.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 62 perjalanan kereta api di wilayah Daop 7 selama masa angkutan Lebaran, sedangkan di wilayah Kediri terdapat 26 perjalanan kereta api dari arah barat maupun timur.

Terkait tarif, Tohari memastikan tidak ada perubahan harga tiket selama periode angkutan Lebaran. Tarif tetap mengacu pada ketentuan tarif batas atas dan tarif batas bawah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Semakin dini membeli tiket, peluang mendapatkan harga yang lebih murah juga semakin besar,” pungkasnya.[van.nov.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru