24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Pameran Hasil Project Tugas Akhir


Merancang Jembatan dari Stick Es Krim Mampu Menahan Beban Hingga 10 Kg
Surabaya, Bhirawa
Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya menggelar ajang pameran teknologi dan kreativitas pada Rabu (4/2). Seluruh siswa kelas V memamerkan hasil kerja keras mereka dalam Pameran Project Tugas Akhir (TA), sebuah program tahunan yang dirancang layaknya skripsi mahasiswa tingkat akhir.

Menurut Humas Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ustadz Agus Mulyadi SPd, tugas akhir siswa kelas V ini merupakan salah satu bentuk penerapan dari berbagai hal positif dalam upaya sekolah dan dewan guru memberikan pembelajaran dan pengalaman belajar terbaik. Seluruh siswa kelas V dibagi menjadi 12 kelompok dengan tema dan Projeck Tugas Akhir yang berbeda.

“Tugas akhir ini tak ubahnya seperti skripsi pada mahasiswa di tingkat akhir universitas. Bedanya untuk siswa kelas V menghasilkan produk yang dikembangkan siswa sesuai minat dan bakatnya. Rangkaian tugas akhir ini telah berlangsung sejak semester I. Para siswa diberikannya pendampingan dan briefing tentang tugas akhir sampai terbentuknya kelompok sesuai minat dan bakat siswa,” jelas Ustadz Agus.

Ustadz Agus menjelaskan, project ini terbagi dalam enam kategori yakni Saintek yakni sains dan teknologi berupa kincir angin kincir air dan Cikoto (Cikrak Otomatis), kemudian terkait nutrisi ada dua juga yaitu Sayban (Sayur Bandeng) dan Saud (Sawi Udang), ada rancang bangun rancangannya berupa Proyect Rancang Bangun Jembatan Kreatif dan Rancang Bangun Jembatan Garuda Nusantara.

Berita Terkait :  Inovasi Era Digital, Bank Sampang dan PDAM Trunojoyo Luncurkan TOSS

Selain itu, jelas Ustadz Agus, untuk bidang lingkungan ada Bridaking atau Briket Daun Kering, juga ada Kosmik (Kompos Sampah Organik) dan terakhir bidang sosial ini ada dua yakni membuat Boneka Hugmi artinya boneka pereda tantrum bagi adik-adik yang berkebutuhan khusus. Menariknya, juga ada ECAG (English Card Game) dan Resin Unik Pelajar Asing yakni gantungan kunci dari bahan resin.

“Seperti yang telah kita lihat bersama ada Jembatan Sekolah Kreatif dan Jembatan Garuda Nusantara yang berasal dari Project Rancang Bangun, tadi sudah diuji oleh Ustadz Suyono yang ternyata jembatan rancangan para siswa ini memang kekuatannya sudah lumayan, dari beberapa kali percobaan sampai akhirnya teruji mampu menahan beban hingga 10 kilogram lebih, jembatan ini memang disusun anak-anak sendiri dari bahan-bahan yang sudah ditentukan bersama guru pendamping program tugas akhir ini,” jelas Ustadz Ustadz Agus.

Ustadz Agus menegaskan, project ini sudah masuk dalam kurikulum dan setiap tahunnya pasti ada kegiatan mulai dari Proposal Tugas Akhir, kemudian ujian proposal sampai pembuatan produk hingga ujian tugas akhir itu sendiri dan diakhiri dengan pameran hasil kreasi tugas akhir itu.

“Jadi ini benar-benar menjadi sebuah program yang masuk ke dalam Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah. Memang tujuannya memberikan atau memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan ide-ide mereka, melalui program-program yang mendapat pendampingan dari para guru yang sesuai bidang minat dan bakat anak-anak,” tandas Ustadz Agus. [fen.wwn]

Berita Terkait :  Petugas K3 PLN UP3 Situbondo Ikuti Simulasi Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Dari UPT Damkar

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru